4 Cara Mengolah Makanan Tetap Sehat untuk Jaga Imunitas Selama Ramadhan

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 23 April 2020 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 298 2203905 4-cara-mengolah-makanan-tetap-sehat-untuk-jaga-imunitas-selama-ramadhan-9O6Jlifdug.jpg Ilustrasi (Foto : Pinterest)

Menjaga tubuh tetap sehat dan imunitas tubuh tetap stabil dan baik, salah satunya didapatkan dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat. Terlebih lagi tahun ini, umat Muslim di dunia menjalani ibadah puasa Ramadhan di tengah situasi pandemi COVID-19.

Makanan yang disantap harus tetap sehat, sehingga imunitas tubuh terjaga dengan baik dan bisa terhindari dari COVID-19. Berikut paparan singkat empat tips dari Chef Degan, profesional chef dan pakar kuliner ternama Indonesia, saat dihubungi Okezone, Kamis (23/4/2020) melalui sambungan telefon.

Chef Degan

1. Cuci semuanya

Semua sayur-sayuran, buah, bahkan hingga telur wajib dicuci sebelum disimpan di lemari pendingin. Tidak perlu berlebihan pakai sabun, cukup cuci dengan seksama sampai bersih seluruh bagiannya dengan air mengalir.

2. Prepare

Untuk menu makanan sahur, usahakan jangan dimasak dari semalam atau sekedar dihangatkan. Triknya, cuci bersih semua bahan lalu potong-potong dan persiapkan racikan segala bumbu misalnya bawang putih, bawang merah, dan sebagainya di malam sebelum tidur.

Dengan begitu saat bangun dini hari, semua bahan sudah siap tinggal dimasak untuk sahur. Baru memasak hidangan saat sahur, membuat makanan jadi lebih fresh, rasanya lebih lezat dan penuh nutrisi saat baru matang. Memasak tak butuh waktu lama, yang menghabiskan waktu itu adalah menyiapkan bahan-bahannya. Maka dari itu untuk mempersingkat waktu, persiapkan bahan dan segala bumbu sedari malam.

3. Proses memasak

Chef Degan merekomendasikan dua cara mengolah, memasak yang paling baik adalah dengan cara dikukus dan dipanggang (baik oven atau api kompor). Sebab dua teknik pengolahan ini tidak merusak banyak nutrisi bahan makanan, sehingga lebih sehat. Sekaligus tidak membuat tekstur bahan makanan menjadi hancur.

Misalnya saat mengolah kentang, kentang yang dikukus akan menjadi lebih padat dan utuh bentuknya ketimbang yang direbus. Nutrisi yang ada masuk dalam air rebusan lalu terbuang percuma, selain itu bisa overcooked sehingga merusak tekstur kentang. Mengolah masakan dengan cara dikukus juga mempertahankan rasa asli dari makanan tersebut.

“Direbus bisa lebih enak karena bisa tambahkan garam ke air rebusan, jadi bumbunya meresap. Tapi ya kalau konteksnya lebih sehat, ya dikukus,” kata Chef Degan.

Kentang Dikukus

4. Kulit buah tidak dikupas

Nutrisi dan vitamin pada buah paling banyak terdapat di bagian kulitnya. Chef Degan menyarankan, misalnya saat memakan apel tak perlu kulit dikupas. Makanlah buah apel bersamaan dengan kulitnya, kuncinya buah apel tersebut sudah dicuci sampai bersih dengan air mengalir. “Kebanyakan orang tuh suka kupas kulitnya, nutrisi dan vitamin buah itu banyak di kulitnya. Ya, akhirnya ikut kebuang kalau kulitnya dikupas,”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini