PSBB, Pedagang Batik Thamrin City Hidup Berkat Jualan Online

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 20:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 28 194 2206313 psbb-pedagang-batik-thamrin-city-hidup-berkat-jualan-online-IMkyaCiubz.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JIKA kamu biasanya berburu batik di beberapa pusat perbelanjaan, karena pandemi corona COVID-19, aktivitas tersebut pasti akan terganggu. Tak hanya pembeli, penjual pun merasakan hal sama.

Namun seiring dengan teknologi, berbelanja online di tengah pandemi corona COVID-19 semakin tren. Beberapa orang memilih berbelanja lewat situs belanja online atau marketplace untuk memenuhi hasrat belanjanya.

Termasuk juga beberapa pusat berbelanjaan di Jakarta, memanfaatkan sistem belanja online agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar. Hal itu diakui oleh GM PR & Promotion Thamrin City Sindiwaty Mastra.

thamrin

Sindi mengatakan, penjualan batik lewat daring juga sangat membantu aktivitas ekonomi tetap berjalan, di tengah wabah corona COVID-19. Bahkan seseorang merasa lebih mudah dan praktis karena tidak harus keluar rumah.

"Cara ini sekaligus meningkatkan daya tarik dan daya beli masyarakat terhadap karya batik nusantara yang menjadi salah satu budaya bangsa," Sindi, lewat keterangan tertulis yang diterima Okezone.

Ditambahkan Humas Museum Tekstil Indonesia Ardi Hariyadi, kain batik merupakan salah satu warisan Nusantara, yang paling dibanggakan orang Indonesia. Semua orang mengenal dan memiliki kain batik, yang biasanya dijadikan sebagai busana. 

Bahkan saat Lebaran, batik juga dapat dipadu-padankan sebagai outfit yang sangat modis. Masyakarat juga dapat mempelajari batik yang sesungguhnya tanpa perlu khawatir terkecoh.

Ardi menjelaskan, batik Indonesia merupakan bagian dari karya seni yang ditorehkan pada selembar kain, dengan menggunakan canting dan lilin malam sebagai perintang warnanya. Definisi batik ini perlu dipahami karena sering kali masyarakat salah kaprah dengan dalam memahaminya. 

"Batik bukanlah sebuah motif, melainkan proses pembuatan motif di kain dengan menggunakan canting dan malam," katanya.

Jadi, kain yang tidak menggunakan metode ini tidak dapat disebut sebagai batik, tetapi kain dengan motif batik, ya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini