Repot Urus Anak sambil WFH? Ini Solusinya Moms

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 196 2206229 repot-urus-anak-sambil-wfh-ini-solusinya-moms-USR7Uu6FgG.jpg Ilustrasi. (Foto: CNCB)

STATUS pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah membuat masyarakat melakukan semua aktivitas di dalam rumah. Aktivitas yang dilakukan masyarakat termasuk dengan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar online. 

Namun seringkali para orangtua merasa kerepotan ketika harus bekerja sambil mengurus anak. Alhasil, orangtua rentan stres karena tidak bisa fokus saat menjalankan dua pekerjaan sekaligus.

wfh

Psikolog – Co Founder Rumah Konsultasi Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima, MPsi mengatakan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menghadapi situasi seperti ini.

“Membekali anak dengan makanan bernutrisi untuk membantu kesiapan otak sangat penting dilakukan. Selain itu hubungan yang baik dengan anak menjadi hal basic yang harus dimiliki. Anda bisa membiarkan anak menyelesaikan pekerjaan atau kerajinan tangannya sendiri, sehingga mereka tidak bosan dan mampu memecahkan permasalahan mereka sendiri,” terang Saskhya.

Selain itu, pendekatan antara orangtua dengan anak juga bisa dilakukan. Caranya dengan membuat sang anak mengerti kapan dan jam berapa orangtua selesai bekerja dan bisa bermain dengan sang anak. Cara ini memberikan kesempatan pada orangtua untuk tetap berinteraksi dengan baik dengan sang anak selama WFH. Misalnya beri kesempatan bagi anak untuk memiliki waktu bermain sendiri, minimal 15 menit sambil ditemani di sampingnya atau sambil bekerja dari rumah.

"Cara ini membuat anak menjadi terbiasa untuk bermain sendiri menggunakan imajinasinya tanpa ada orang lain yang mengganggu,” sambungnya.

Selain itu orangtua juga harus peka terhadap kondisi anaknya. Saat situasi memungkinkan, membangun suasana baru yang menyenangkan juga sangat penting dilakukan. Caranya dengan melakukan aktivitas yang disukai anak supaya mereka tidak gampang terdistraksi.

“Bikin suasana menjadi menyenangkan misal belajar di halaman rumah dengan tikar. Selain menyenangkan anak juga bisa berekspolasi di tempat lain," tambahnya.

Selain itu anak juga menjadi lebih termotivasi untuk belajar. Waktu bebas juga diperlukan bagi pertumbuhan sang anak. "Anda bisa memerhatikan aktivitas yang mereka kerjakan tanpa harus banyak berbicara dan berkomentar,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini