Suka Melihat Petir di Ruangan? Bisa Jadi Retina Kamu Robek

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 29 April 2020 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 481 2206305 suka-melihat-petir-di-ruangan-bisa-jadi-retina-kamu-robek-T7wRSXk9VV.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu penyakit mata yang banyak mengintai masyarakat Indonesia adalah katarak. Pasalnya, dengan kegemaran orang Indonesia makan nasi, maka banyak orang terkena diabetes.

Nah, tidak menutup kemungkinan penderita diabetes ini mengalami masalah katarak juga. Adapun salah satu penyebabnya adalah kerusakan retina akibat masalah mata seperti minus. Semakin tinggi minus mata, maka semakin dekat gangguan katarak diderita.

Dijelaskan Dokter Mata RS Pondok Indah - Pondok Indah dr. Rita Polana, Sp.M, salah satu gangguan yang bakal diderita mereka yang punya mata minus adalah robeknya retina.

"Itu terjadi karena tarikan secara alamiah mata membuka untuk memfokuskan mata pada subjek yang dilihat. Semakin tinggi minus, maka semakin kencang tarikan itu. Risiko retina robek pun semakin tinggi," terang dr. Rita pada Okezone.

Penyakit mata

Dr. Rita melanjutkan, ada gejala yang bisa diidentifikasi bahwa mata Anda retinanya bermasalah bahkan robek. Antara lain adalah melihat kilat atau petir secara tiba-tiba padahal itu di dalam ruangan.

Selain itu, pandangan Anda pun terganggu karena adanya kabut yang menutupi mata padahal sebetulnya tidak ada kabut sama sekali di sekeliling Anda. "Kalau sudah muncul gejala itu, segera ke dokter mata untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Risiko robeknya retina sangat tinggi kalau sudah melihat dua gejala itu," sambung dr. Rita.

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan mata, dr. Rita sangat menganjurkan untuk semua orang pergi ke dokter mata setahun sekali. "Berbeda dengan dokter gigi yang wajib dikunjungi 2 kali dalam setahun, kalau dokter mata, sekali dalam setahun sudah cukup. Ini pemeriksaan dasar mata, ya," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini