Politisi Lempar Kucing saat Rapat Virtual, Jabatannya Terancam Dicopot!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 612 2207447 politisi-lempar-kucing-saat-rapat-virtual-jabatannya-terancam-dicopot-SdTL1XhEf0.jpg Ilustrasi (VT)

Seorang politisi telah dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah melemparkan kucing peliharaannya dengan kasar selama rapat online menggunakan Zoom.

Komisaris Perencanaan Kota Vallejo, Amerika Serikat, Chris Platzer tampak mengambil hewan peliharaannya yang terlihat seperti kucing Bengal. Ia pun memperkenalkan peliharaannya itu sebelum melakukan aksi kasarnya.

“Pertama, saya ingin memperkenalkan kucing saya" ucap Platzer, sebagaimana dilansir VT, Kamis (30/4/2020).

Dalam cuplikan video tersebut, kucing bengal tersebut terdengar mengeong sebelum dilempar menuju lantai dengan bunyi yang sangat keras. Setelah hewan itu dilemparkan sejumlah rekan Platzer terlihat sangat terkejut dalam rapat virtual.

Meskipun kucing tersebut tidal mengalami luka serius, tapi tindakan Platzer membuat banyak orang marah. Mereka memaksa Platzer untuk mengundurkan diri dari posisinya di wilayah Teluk San Fransisco.

Peristiwa pelemparan kucing bukanlah satu-satunya tindakan kontroversial yang dilakukan Platzer saat rapat virtual. Platzer juga terlihat meminum bir dan membuat komentar tidak menyenangkan tentang salah satu rekannya.

Platzer kemudian meminta maaf pada salah satu media lokal Vallejo dan mengaku salah dengan tindakan yang telah diperbuatnya. Ia menilai tindakannya tersebut disebabkan akibat pandemi virus corona COVID-19.

"Saya bertindak dalam pertemuan Zoom dengan cara yang tidak sesuai dengan profesi seorang komisioner perencanaan dan meminta maaf atas segala kerusakan yang mungkin saya timpakan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Platzer berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya selama masa pemerintahan.

“Aku selalu merasa bahwa melayani Vallejo dalam posisi sukarela adalah terhormat karena Vallejo layak untuk dilayani. Kita semua hidup di masa yang tidak pasti dan aku, seperti banyak dari kalian, sedang menyesuaikan diri dengan kenormalan baru,” sambungnya.

Rekan-rekan Platzer mengatakan bahwa jika dia tidak memilih pengunduran diri secara sukarela setelah melakukan aksi kontroversialnya di Zoom, maka masyarakat berencana meminta jabatannya lengser secara paksa.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini