Cerita Baim Wong Terkena Katarak

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 02 Mei 2020 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 481 2208101 cerita-baim-wong-terkena-katarak-KCEiNd0reu.jpg Ilustrasi. Foto: Marieska

KATARAK merupakan penyakit mata yang bisa disebabkan faktor usia, infeksi, faktor genetik, dan lain-lain. Katarak bisa terkena siapa saja, contoh kasusnya adalah dialami artis kondang Baim Wong.

Dalam chanel Youtube Baim Paula, Baim Wong mengatakan bahwa matanya sempat bermasalah, penglihatan buram dan hampir gelap. Setelah diperiksa ternyata dirinya mengalmi katarak.

"Bosku, ternyata benar. Jadi mata kiri saya, ada kataraknya. Sesuai dengan prediksi dan memang harus dioperasi," ujar Baim.

Di dalam video tersebut, Baim terlihat mengenakan pakaian untuk operasi dan mata sebelah kirinya ditutup. Ia mengatakan sakit yang dideritanya akibat faktor keturunan.

Foto: Istimewa 

"Katanya kondisi ini karena ada keturunan juga. Masih muda kok bisa katarak ya?" Katanya.

Sebelumnya Baim sudah menahan diri untuk mengecek matanya ke rumah sakit karena kondisi di luar masih sangat mengkhawatirkan akibat pandemi virus corona (COVID-19). Namun karena penglihatannya semakin tidak wajar, akhirnya pada 26 April 2020 ia segera memeriksakan matanya.

"Enggak enak kalau lihat sesuatu itu buram," ujar suami Paula Verhoeven itu.

Keesokan harinya, 27 April 2020 Baim langsung menjalankan operasi katarak mata mulai pukul 07.00 WIB di salah satu Rumah Sakit Mata di Jakarta.

Akhirnya operasi Baim berlangsung lancar, kemudian penglihatannya kembali normal dan ia sudah tidak merasakan sakit di bagian mata kirinya itu akibat katarak.

Sebelumnya dikabarkan, menurut riset tahun 2010, World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat 285 juta orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan pengelihatan dan low vision, yang sebagian besar (90 persen) berada di negara berkembang, seperti Indonesia.

Meski secara umum faktor utama munculnya katarak adalah karena proses degeneratif atau bertambahnya usia, namun ada pula katarak yang disebabkan akibat trauma atau cedera pada mata. Kemudian penyakit atau gangguan metabolisme, paparan langsung sinar radiasi dan sinar UV dalam waktu lama, penggunaan obat dalam jangka panjang atau karena faktor genetik.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini