Lansia 102 Tahun Ini Jadi Wanita Tertua di Singapura yang Sembuh dari COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 02 Mei 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 02 481 2208177 lansia-102-tahun-ini-jadi-wanita-tertua-di-singapura-yang-sembuh-dari-covid-19-nm6xGfCeXO.jpg Madam Yap lasia 102 tahun sembuh dari COVID-19. Foto: Asia One

SEORANG nenek bernama Yap Lay Hong asal Singapura, dinobatkan sebagai orang tertua di negaranya yang berhasil selamat dari virus corona COVID-19.

Nenek berusia 102 tahun itu telah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Tan Tock Seng pada Jumat 1 Mei 2020. Nenek yang lebih akrap disapa Madam Yap adalah salah satu dari 16 orang yang tinggal di Panti Jompo Lee Ah Mooi.

Akibat kejadian ini, para pengunjung dilarang datang ke panti jompo dan rumah khusus orangtua pada April 2020. Tapi setelah Madam Yap dinyatakan sembuh dari COVID-19, Panti jompo Lee Ah Mooi mengunggah kabar gembira ini di media sosial Facebook.

“Hari ini adalah hari yang bahagia karena kami menyambut kedatangan warga kami yang berjuang keras untuk pulih dan melawan virus COVID-19,” tulis Lee Ah Mooi sebagaimana dilansir Asia One, Sabtu (2/5/2020).

Lee Ah Mooi mengatakan bahwa Madam Yap dipulangkan dari rumah sakit dan sekarang telah beristirahat dengan baik di rumah. Mereka juga berterima kasih atas upaya para tenaga medis yang telah merawat Madam Yap hingga sembuh dan kembali ke rumah.

Meski Madam Yap sudah pulih dan diperbolehkan pulang, namun masih ada satu lansia berusia 96 tahun yang dirawat di rumah sakit. Untungnya saat ini kondisi lansia itu dalam keadaan stabil. Sekadar informasi, Madam Yap lahir saat pandemi Flu Spanyol pada 1918.

Ia menjadi salah satu dari para lansia di seluruh dunia yang berjuang melawan COVID-19. Saat ini orang tertua di dunia yang berhasil selamat dari COVID-19 adalah seorang wanita Belanda bernama Cornelia Ras.

Cornelia saat ini berusia 107 tahun dan berhasil pulih dari COVID-19 dalam waktu sekira 20 hari. Meski masih banyak orang yang berhasil selamat, tapi virus ini terbukti berakibat fatal bagi 15 orang di Singapura.

Madam Yap yang dinyatakan positif COVID-19 pada 1 April 2020 memiliki lima orang anak, 11 cucu dan 13 cicit. Putra keduanya Madam Yap, Alan Ho, mengatakan bahwa pekan lalu ibunya selalu dalam kesehatan yang baik.

"Ketika coronavirus terjadi di Wuhan, saya sudah memberi tahu ibu saya tentang hal itu dan bagaimana itu telah menginfeksi puluhan ribu orang dan banyak yang meninggal. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia harus berhati-hati. Dia terus mengatakan situasinya sangat serius,” terang Ho.

Ho menggambarkan bahwa Madam Yap sebagai seorang yang sangat mandiri walaupun usianya sudah menginjak 102 tahun. Bahkan Madam Yap bisa berjalan-jalan setiap hari dan mandi sendiri tanpa bantuan orang lain.

"Gaya hidup sehari-hari dan bahkan kemampuan mengatasi COVID-19 adalah bukti nyata akan ketangguhan dan keuletannya. Kisahnya menyinari harapan kita semua dalam mengatasi pertempuran ini sebagai sebuah bangsa dan komunitas,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini