Kemenristek Kembangkan Terapi Plasma dan Serum Anti-Corona untuk Kesembuhan Pasien COVID-19

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Minggu 03 Mei 2020 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 03 481 2208589 kemenristek-kembangkan-terapi-plasma-dan-serum-anti-corona-untuk-kesembuhan-pasien-covid-19-UDgOMgafCF.jpg Menristek Bambang P.S. Brodjonegoro Ph.D (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang melakukan riset terhadap convalescent plasma. Hal ini ditujukkan sebagai terapi untuk pasien COVID-19.

"Di mana plasma dari pasien yang sudah sembuh itu kemudian dicoba diberikan sebagai terapi untuk pasien COVID-19 yang sedang dalam kondisi berat," ujar Menristek Bambang P. S. Brodjonegoro di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (3/5/2020).

Penelitian yang sudah mulai dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto terhadap convalescent plasma tersebut, kata Bambang, menunjukkan hasil yang cukup melegakan. Namun, menurutnya masih memerlukan riset dalam skala besar.

Menristek

Oleh karena itu, Kemenristek/BRIN bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan riset yang lebih besar dan akan melibatkan banyak rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya di Jakarta, untuk mengembangkan convalescent plasma.

"Misalkan di Malang, di Yogyakarta, Surabaya, Solo maupun tempat-tempat lainnya," kata Menristek.

Ia berharap convalescent plasma tersebut dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kesembuhan penderita COVID-19. Selain convalescent plasma, Kemenristek juga sedang mengembangkan serum anti-COVID-19.

"Kita mencoba membuat serum anti-COVID-19 yang merupakan kerja sama antara Biofarma, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan IPB (Institut Pertanian Bogor), yang kita harapkan nantinya juga bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kesembuhan dari COVID-19,” pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini