Sebelum Meninggal, Didi Kempot Sempat Dapat Resusitasi dari Rumah Sakit

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 481 2209522 sebelum-meninggal-didi-kempot-sempat-dapat-resusitasi-dari-rumah-sakit-kF5tVbV0IT.jpg Didi Kempot. (Foto: Okezone)

DIDI Kempot menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, pukul 07.45 WIB, Selasa (5/5/2020). Pihak rumah sakit mengatakan, kondisi Didi Kempot saat pertama kali datang ke IGD tak sadarkan diri.

Humas RS Kasih Ibu Surakarta dr Davin Fernandes mengatakan, saat Didi Kempot masuk ke IGD, tindakan resusitasi dilakukan. Tindakan ini sendiri merupakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas, juga henti jantung, karena sebab tertentu.

Resusitasi atau yang lebih familiar disebut CPR ini dilakukan guna membuka kembali jalan napas yang menyempit atau tertutup sama sekali.

didi

"Tindakan itu dilakukan sesaat setelah Didi Kempot masuk IGD sekitar pukul 07.25 WIB. Namun karena kondisi pasien buruk, pasien tidak tertolong. Pukul 07.45 dinyatakan meninggal oleh dokter," kata Davin saat dihubungi Okezone.

Terkait dengan apakah ada tindakan medis yang dilakukan selain resusitasi, Davin mengatakan tidak ada. Jadi, dokter IGD hanya memberikan pertolongan berupa tindakan resusitasi tersebut.

Kemudian, Okezone pun coba menanyakan apakah ada tanda fisik yang muncul saat Didi Kempot masuk IGD. Dokter Davin mengatakan, itu rahasia rumah sakit. "Kami tak bisa sampaikan hal tersebut. Itu menjadi rahasia rumah sakit," katanya.

Hingga kini, jenazah Didi Kempot masih ada di ruang jenazah rumah sakit dan rencananya akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

didi

Sementara itu, perlu Anda ketahui bahwa tindakan resusitasi seperti yang diberikan pada Didi Kempot bukan tindakan tanpa alasan. Menurut Mayo Clinic, ini merupakan teknik menyelamatkan nyawa yang berguna dalam banyak keadaan darurat, termasuk di dalamnya serangan jantung atau henti jantung.

The American Heart Association merekomendasikan agar tidak melakukan tindakan ini sembarangan jika tidak kompeten. Resusitasi harus dilakukan oleh orang terlatih dan petugas medis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini