Promosi Pariwisata di Balik Lagu Karangan Didi Kempot

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 20:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 481 2209692 promosi-pariwisata-di-balik-lagu-karangan-didi-kempot-li6Y6827aj.jpg Didi Kempot. (Foto: Okezone)

KEPERGIAN Didi Kempot meninggalkan duka yang teramat dalam bagi insan musik Tanah Air dan para Sobat Ambyar. Kini, mereka hanya bisa mengenang sang maestro campursari itu melalui lagu-lagunya yang tak lekang oleh waktu.

didi

Namun tahukah Anda? Selain mahir menciptakan lagu bernuansa sendi dan patah hati, Didi Kempot ternyata juga turut mempromosikan potensi wisata daerah-daerah di Indonesia melalui lagu ciptannya.

Dimulai dari lagu Stasiun Balapan yang notabennya merupakan stasiun kereta api paling ikonik di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Selain mempromosikan wisata di daerah asalnya, Didi Kempot juga pernah membuat lagu berjudul Pantai Klayar dan Parangtritis, yang lagi-lagi mendapat banyak respons positif dari penikmat musik Indonesia.

Saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu, Didi Kempot sempat mengungkapkan alasannya membuat lagu-lagu bernuansa pariwisata. Selain ingin membantu mempromosikan potensi wisata Indonesia, menurutnya lagu ini juga sangat ampuh untuk menggaet peminat baru dari kalangan anak muda.

"Saya sampai sekarang masih menulis lagu patah hati karena dari situ saya berawal. Tapi saya juga nulis lagi tentang tempat wisata atau transportasi seperti Stasiun Balapan. Nah, waktu menulis Parangtritis dan Pantai Klayar kala itu saya berpikir tempat tersebutkan banyak disambangi anak-anak muda yang sedang dimabuk cinta," ungkap Didi Kempot.

Benar saja, saat lagu Parangtritis pertama kali diluncurkan, lagu ini langsung menyita perhatian para penikmat musik campursari. Sampai pada akhirnya, Didi Kempot pun mulai keranjingan membuat lagu-lagu bertemakan pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.

"Saya buat lagu Parangtritis ternyata booming. Akhirnya berkelanjutan karena diterima baik olah masyarakat. Ya setidaknya, saya ikut mempromosikan tempat-tempat tersebut, karena sering saya bawakan ketika manggung di Belanda dan Suriname," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini