Penyebab Seseorang Sering Mimpi Buruk saat Pandemi Corona

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 06 Mei 2020 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 196 2210269 penyebab-seseorang-sering-mimpi-buruk-saat-pandemi-corona-ub63fSTbUt.jpg Ilustrasi (Foto : Womenshealthmag)

Sudah kurang lebih dua bulan masyarakat dunia, termasuk Indonesia berada dalam situasi pandemi virus corona COVID-19.

Pandemi virus corona COVID-19 ini memang membuat kita semua takut, cemas, khawatir, sampai sensitif karena berada dalam situasi penuh ketidakpastian.

Selain ritme hidup yang berubah, mungkin banyak dari kita yang jadi sering mimpi buruk di saat situasi pandemi seperti sekarang.

Jika Anda termasuk yang sering mengalami mimpi buruk di saat pandemi corona saat ini, tenang Anda tidak sendiri. Kondisi, pandemi membuat kita sering bermimpi buruk ini bisa dijelaskan dari segi medis.

Dijelaskan oleh Dr. Claudia Aguirre, MD, dokter ahli saraf sekaligus mind-body expert mengatakan sering bermimpi buruk di saat sekarang, di tengah pandemi virus corona ini bisa disebabkan karena banyaknya berita mengerikan yang dikonsumsi selama ini.

“Jika Anda suka mengakses Twitter, lalu membaca berita tentang COVID-19 setiap harinah kemungkinan beberapa di antaranya akan tersangkut dalam mimpi Anda. Ini disebut sebagai penggabungan mimpi. Ditambah karena ada banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang virus corona ini, kemungkinan mimpi akan lebih mengecewakan,” jelas Dr. Claudia, seperti dikutip Womenshealthmag, Rabu (6/5/2020).

Tidak hanya soal mimpi, dokter Claudia juga mengatakan dari data menunjukkan bahwa selama pandemi ini orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur. Disebutkan, seseorang yang tidur lebih banyak cenderung memiliki periode mimpi yang lebih lama dan lebih hidup.

Mimpi Buruk

Lebih banyak tidur di masa pandemi ini, bukanlah sesuatu yang buruk. Justru, dokter Claudia mengungkapkan lebih banyak tidur di tengah situasi seperti sekarang sebenarnya menempatkan kita pada level jam tidur malam yang sehat, delapan jam. Mengingat sebelumnya banyak dari kita yang sehari-harinya itu kurang tidur.

Intensitas mimpi buruk yang jadi lebih sering dialami, bukan hanya dialami oleh orang dewasa. Tapi juga bisa terjadi pada anak-anak loh! Sebab, di masa pandemi ini anak-anak juga sama seperti orang dewasa, sama-sama merasakan stres. Meskipun di keseharian, mereka bertingkah laku normal.

“Ya, ini adalah masa-masa yang penuh tekanan. Bahkan jika anak-anak bertindak normal, mereka menyerap semua energi kita (orang tuanya), jadi jika mereka dibombardir dengan kenegatifan, hal negatif tersebut bisa hidup kembali dalam bentuk mimpi,” tambah dokter Claudia.

Tapi jangan keburu khawatir dulu dengan mimpi buruk, sebab hal menarik dari mimpi buruk adalah tidak semuanya yang menyangkut tentang mimpi buruk itu adalah hal yang menyeramkan. Mimpi buruk memang seram, tapi di satu sisi mimpi buruk saat tidur ini berfungsi sebagai pemicu untuk mempersiapkan otak kita untuk menghadapi skenario terburuk.

Para orang tua bisa membantu anak untuk menghadapi mimpi buruk yang dialami, dengan membingkai ulang 'mimpi menakutkan' tersebut sehingga anak bisa mengerti pikiran mereka mungkin membentuk diri mereka jadi lebih kuat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini