Jantung Sehat, Buka Puasa Jangan Langsung Makan Gorengan

Jum'at 08 Mei 2020 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 481 2211133 jantung-sehat-buka-puasa-jangan-langsung-makan-gorengan-7KkTIxVegH.jpg Ilustrasi (Foto : Dok.Okezone)

Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan tidak hanya baik dari sisi rohani atau keimanan, tetapi juga kesehatan. Ternyata, berpuasa baik untuk kesehatan jantung.

Hal itu seperti disampaikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vito Anggarino Damay. Menurutnya, selain menahan diri, melalui berpuasa kita akan lebih memilih makanan untuk dikonsumsi.

“Kalau berpuasa tentu itu baik karena kita bisa berlatih menahan diri dan bisa memilih makanan yang bergizi buat kita,” ujarnya saat diskusi bersama media via daring beberapa waktu lalu, dikutip Okezone dari iNews.id

Meski begitu, dr Vito menyarankan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga jantung tetap sehat saat Ramadhan. Hal yang paling penting adalah memilih asupan makanan ketika sahur dan berbuka.

“Kalau pagi ketika sahur, pilih serat, makan sayur, dan pilih karbohidrat kompleks. Cobalah makan nasi merah atau gandum supaya tahan lapar lebih lama,” tutur dr Vito.

Gorengan

Makan sayur, kata dia, tidak hanya untuk mendapatkan asupan serat, tetapi juga sayuran mempunyai fitosterol yang bisa membantu membuang kolesterol jahat setelah mengonsumsi goreng-gorengan di waktu berbuka.

“Jadi, (fitosterol) menghalangi penyerapan kolesterol jahat di dalam usus. Jadi, usahakan tetap makan sayur dan karbohidrat kompleks. Kalau bisa, bukan nasi putih,” katanya.

Kemudian juga memilih makanan saat berbuka. Dia menyarankan untuk mengonsumsi kurma dan hindari berbuka langsung dengan gorengan. Hal tersebut terkait dengan kolesterol jahat dan efeknya pada tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Gorengan itu kan lambat memberikan tenaga sebenarnya, dan kalorinya banyak. Kalori sudah banyak, dia juga meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Jadi, secara jangka panjang nggak bagus, jangka pendek juga nggak bagus. Karena itu, kolesterol jahat kan bisa bikin penumpukan di pembuluh darah dan bisa bikin serangan jantung di kemudian hari,” katanya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini