4 Cara Mengurangi Sifat Posesifmu pada Pasangan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 10 Mei 2020 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 196 2211622 4-cara-mengurangi-sifat-posesifmu-pada-pasangan-c6oKeIlpCL.jpg Pasangan posesif (Foto: Medium)

Kadang orang menilai posesif adalah bagian dari rasa cinta yang terlalu dalam sehingga membuat seseorang takut kehilangan.

Namun sejatinya posesif tak selalu karena cinta yang dalam. Bahkan posesif bisa muncul dari trauma di masa lalu karena pernah ditinggalkan oleh kekasih atau anggota keluarga yang dicintai, akibatnya ia tak ingin mengalami luka batin yang sama lagi sehingga bersikap posesif.

posesif

Tapi sayangnya posesif tak hanya menyiksa dirimu sendiri, namun juga pasanganmu. Sebab ia jadi merasa terkekang tak bebas melakukan hal yang dia inginkan. Seperti dilansir Boldsky, ini 4 cara guna mengurangi sikap posesifmu.


1. Jangan tenggelam dengan kesedihan masa lalu

Mungkin Anda pernah ditinggalkan oleh pria atau perempuan yang Anda cintai di masa lalu sehingga membuat hati Anda hancur lebur dan luluh lantak. Namun, penting bagi Anda untuk menyadari bahwa tidak semua pria atau perempuan itu sifatnya sama. Hanya karena seseorang telah memperlakukan Anda dengan buruk di masa lalu, itu tidak berarti hal yang sama akan terjadi lagi. Cobalah beri kesempatan pada pasangan Anda untuk menjadi dirinya sendiri tanpa perlu Anda bersikap posesif kepadanya. Sebab itu hanya membuatnya sesak.


2. Berteman dengan teman-temannya

Guna menghindari rasa cemburu dan posesif pada pasangan adalah mengenal teman-temannya sehingga kamu tahu dunia pasangamu. Ini akan mengurangi rasa curiga dan takut ia akan berselingkuh.

3. Paksa dirimu membiarkan dia main dengan temannya

Paksa dirimu untuk membiarkan pasanganmu menonton film atau traveling bersama teman-temannya. Pastikan Anda tidak melarangnya pergi dari kesenangan bersama teman-temannya. Sebab melarangnya hanya akan membuat dia tak bahagia dan menunjukkan betapa posesifnya Anda.

4. Pahami dia bukan milikmu

Meskipun dia adalah kekasihmu. Namun ingat dia bukan milikmu dan dia juga seorang individu yang punya kesibukan dan dunianya sendiri. Hargai privasinya dan jangan pernah mengecek ponselnya diam-diam. Ingatlah jodoh tak akan ke mana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini