Bisakah Obati Bopeng Jerawat dalam Waktu Singkat?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 611 2211589 bisakah-obati-bopeng-jerawat-dalam-waktu-singkat-6pIqsWNrfD.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MASALAH klasik yang biasa dialami oleh laki-laki dan perempuan di masa puber adalah Jerawat. Meskipun, terkadang jerawat menyerang mereka yang sudah dewasa juga.

Biasanya, jerawat menyerang perempuan berusia 14-17 tahun, dengan persentase 83-85 persen. Sedangkan pada laki-laki berusia 16-19 tahun, mencapai 95-100 persen.

Memang, bagi beberapa orang jerawat sangat menyebalkan, bukan hanya jerawat aktif, tapi termasuk bekas luka jerawat yang biasa disebut dengan bopeng. Bekas jerawat ini memang membuat orang tidak pede, dan terkadang lebih sulit diatasi dibandingkan jerawat aktif itu sendiri.

Meski demikian, sekarang ada treatment auto microoneedle dan juga microoneedle RF (radio frequency) untuk mengatasi bekas luka jerawat dalam durasi waktu cukup singkat.

Meski demikian, Dermatovenereologist/Dermatologist dr Shinta Damayanti, SpKK menyebut perawatan auto-microoneedle dan microoneedle RF ini, memiliki sederet pantangan yang harus diperhatikan.

“Pantangan sebelum melakukan perawatan microoneedle ini, yang pasti pasien enggak boleh punya jerawat aktif. Lalu jika pasien sedang minum obat pengencer darah, nah itu harus stop dulu sama kayak retinoid. Pasien juga tidak boleh ada infeksi lain, infeksi bakteri gitu,” jelas dr Shinya saat ditemui Okezone.

Pantangan yang harus dituruti oleh pasien, semata-mata demi hasil treatment microoneedle ini sempurna, juga berlanjut saat sesudah melakukan perawatan selama satu minggu full.

Mulai dari tidak boleh terkena paparan sinar matahari berlebihan, berhenti memakai produk skincare, sampai dilarang terkena kontak berintensitas tinggi. Pantangan yang harus dituruti oleh pasien, semata-mata demi hasil treatment microoneedle ini sempurna

“Setelah perawatan harus mengoleskan antibiotik topical pagi siang malam. Enggak boleh gosok-gosok keras muka, karena menghambat penyembuhan. Skincare dan make-up juga stop dulu seminggu hanya sunscreen. Tidak boleh eksfoliasi, dan pastinya jangan panas-panasan kena matahari karena nantinya malah bisa keloid,” tukas dr Shinta tegas.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini