Share

Hari Lupus Sedunia, Ini 6 Fakta Seputar Penyakit Lupus

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 10 Mei 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 10 481 2211752 hari-lupus-sedunia-ini-6-fakta-seputar-penyakit-lupus-HF9TuhWvbc.jpg Penderita penyakit lupus (Foto: Elite Readers)

Tanggal 10 Mei merupakan hari spesial bagi penderita penyakit lupus. Sebab tanggal 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia.

Seperti penyakit-penyakit lainnya, penyakit lupus atau penyakit autoimun satu ini diketahui hadir dengan berbagai fakta menarik di dalamnya.

 mengobati lupus

Penasaran apa saja fakta seputar penyakit lupus? Menyitat Lupus News Today, Minggu (10/5/2020) yuk simak dulu ulasan singkat enam fakta seputar penyakit lupus di bawah ini.

 

1. Punya empat tipe

Penyakit lupus punya empat tipe, pertama Systemic Lupus Erythematosus yakni bentuk paling umum dari lupus dan dianggap lebih serius daripada tipe lainnya, tipe pertama ini mempengaruhi banyak bagian tubuh seseorang termasuk ginjal, paru-paru, darah, hingga kulit. Lalu yang kedua, Lupus Discoid adalah tipe lupus yang hanya mempengaruhi kulit dan menyebabkan ruam. Meski bisa ditemukan di mana saja, tetapi biasanya ada di wajah, leher, dan kulit kepala.

Tipe ketiga adalah lupus yang diinduksi obat, terjadi setelah seseorang mengonsumsi jenis obat tertentu. Gejala-gejalanya mirip dengan lupus sistemik tetapi biasanya hilang ketika pengobatannya selesai. Kemudian terakhir ada Neonatal Lupus, jenis lupus langka. Meski jarang terjadi, tetapi bisa terjadi pada bayi yang lahir dari ibu penderita lupus.

2. Sulit didiagnosa

Lupus setidaknya memiliki 13 gejala dan tanda-tanda umum, mengingat lupus adalah penyakit yang sangat individual, orang yang mengidap penyakit ini bisa saja memiliki gejala yang berbeda. Pasien membutuhkan setidaknya empat gejala untuk didiagnosis dengan lupus, malah terkadang dokter butuh waktu lama untuk memberikan diagnosis lupus karena penyakit ini dapat memengaruhi bagian tubuh pasien mana pun dan tidak ada satu tes khusus untuk mencapai diagnosis tersebut. Dengan kata lain, bisa dikatakan penyakit lupus bisa sulit didiagnosa karena banyak gejalanya.

3. Belum ada penyebab pasti

Salah satu alasan mengapa penyakit ini disebut sebagai penyakit misterius dan kompleks, ialah karena sejauh ini tidak diketahui apa penyebab pasti yang memicu timbulnya sederet gejala tersebut. Meskipun di sisi lain, jika dalam satu keluarga ada yang mengidap penyakit lupus maka anggota keluarga lain punya risiko lebih tinggi juga terkena penyakit ini, tapi tetap saja lupus disebut bukan sebagai penyakit keturunan.

4. Terjadi lebih banyak pada wanita

Fakta menyebutkan, lupus terjadi lebih banyak pada wanita ketimbang pria. Wanita dewasa disebutkan lebih berisiko terkena lupus daripada pria. Tak hanya perempuan dewasa, tapi juga anak perempuan dan remaja perempuan juga berisiko. Namun perempuan ras Kaukasia risikonya masih lebih kecil dibandingkan perempuan dari semua ras lain.

5. Lima juta pengidap

Diestimastikan, ada sekitar lima juta orang di seluruh dunia hidup dengan mengidap lupus, serta banyak diantaranya yang tidak sadar bahwa mereka menderita penyakit ini. Dari dunia hiburan, selebriti yang diketahui mengidap penyakit lupus adalah Paula Abdul, Toni Braxton, serta Selena Gomez.

6. Belum ada obatnya

Hingga saat ini, belum ada obat untuk penyakit kompleks satu ini. Meski tetap ada banyak pilihan pengobatan. Biasanya dokter mengobati lupus sesuai dengan gejala yang ditunjukkan oleh pasien, tujuannya untuk menyembuhkan atau mengurangi gejala yang terjadi pada saat itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini