Jaga Buah Hati Anda, Anak yang Kena COVID-19 Perkembangan Otaknya Bisa Terganggu

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 481 2212544 jaga-buah-hati-anda-anak-yang-kena-covid-19-perkembangan-otaknya-bisa-terganggu-jWyWjR9LRm.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

ORANG dewasa yang mampu menjaga imunitas dengan baik digadang-gadang tubuhnya mudah melawan virus corona. Lalu bagaimana dengan anak-anak?

Berbagai cara dapat dilakukan untuk menjaga imunitas. Salah satu hal yang paling penting adalah hidup sehat.

Anda harus menjaga pola makan agar tetap sehat, seperti rajin makan buah, sayuran, sumber protein, juga karbohidrat. Diimbangi dengan rajin olahraga, tidur yang cukup, serta menjaga kebersihan diri seperti pakai masker, bawa hand sanitizer dan rajin cuci tangan saat keluar rumah.

anak

Dokter Ahli Tumbuh Kembang dr Ahmad Suryawan, SpA (K) mengatakan, anak-anak juga sangat disarankan menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah tertular virus corona. Bahkan pada anak-anak, meningkatkan daya tahan tubuh bukan hanya agar mencegah virus corona menyerang loh.

"Tetapi daya tahan tubuh juga harus bisa digunakan untuk menimbulkan energi yang dipakai untuk perkembangan otaknya," kata dokter yang biasa disapa dr. Wawan, lewat keterangan resminya.

Saat anak terpapar virus corona, menurut dr Wawan, akan berdampak bagi tumbuh kembangnya. Dampak proses infeksi pada tumbuh kembang anak ini sifatnya dalam jangka panjang.

Ia menyebutkan, pada anak di bawah 6 tahun, dapat mengganggu tumbuh kembang dasar. Antara lain kemampuan motorik, kemampuan bicara bahasa dan kemampuan personal kemandirian.

"Sementara pada anak usia di atas 6 tahun, proses infeksi pada usia awal, dapat mengganggu tumbuh kembangnya dalam aspek perilaku dan kecerdasannya," katanya.

Maka untuk menghindari, ajarkan pula agar anak-anak hidup sehat. Aturlah pola aktivitas fisiknya tergantung usia, jam tidurnya, serta mengatur pola pemberian nutrisi.

"Di masa sekarang ini adalah upaya dasar yang harus dilakukan orangtua selama fase physical distancing atau mandiri di rumah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini