Olahraga saat Puasa? Ini 6 Tipsnya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 481 2212930 olahraga-saat-puasa-ini-6-tipsnya-JkyW81lq6v.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

ADANYA Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat saat puasa tidak lantas membuat kita hanay tidur-tiduran saja seharian. Kita harus tetap menjaga agar badan kita selalu bugar dan imunitas tetap meningkat.

Oleh karena itu, berolahraga saat berpuasa masih bisa dilakukan asal dilakukan secara tepat dan benar. Pilihan waktu juga bisa disesuaikan sesuai kondisi tubuh masing-masing, sesaat sebelum berbuka atau bahkan sesudah berbuka puasa.

Tapi, apa yang harus diperhatikan dan dihindari saat berolahraga dan puasa? Yuk, simak seperti dilansir, Aquilastyle.

1. Lakukan olahraga dengan durasi waktu yang singkat. Cukup sekitar 30 menit, dan maksimal di 60 menit.

2. Pilih jenis olahraga yang ringan, seperti cardiovascular exercises yaitu bersepeda atau sekedar berjalan kaki. Hal ini cukup untuk membakar kalori dan meningkatkan stamina. Atau bisa juga lakukan abs workout dan push-ups dengan alas mat yang bisa dilakukan di rumah.

3. Minum banyak air putih saat sahur dan saat berbuka. Bisa juga minum air mineral yang dicampur dengan sea salt atau juga air kelapa murni untuk meningkatkan elektrolit dalam tubuh, dimana ini penting untuk jantung, saraf, dan fungsi otot.

4. Hindari melakukan olahraga yang berat seperti sprinting, atau angkat beban. Olahraga jenis ini akan membuka resiko cedera otot lebih tinggi serta komplikasi lainnya seperti tekanan darah rendah, pusing, bahkan hypoglycaemia

5. Stop olahraga Anda jika sedang merasa lemas, letih, atupun pusing.

6. Hindari asupan makanan yang digoreng dan banyak mengandung lemak sesaat sebelum berolahraga, hal ini dapat mengakibatkan counteract atau menjadi halangan saat Anda melakukan gerakan-gerakan olahraga.

Tapi, bukan hanya olahraga yang harus dilakukan, tapi juga menjaga pola makan. Jangan balas dendam, dan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berlemak dan bisa menjadi kolesterol.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini