Jamur Cordycpes Militaris Diyakini Punya Potensi Tangkal COVID-19

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 14 Mei 2020 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 481 2213699 jamur-cordycpes-militaris-diyakini-punya-potensi-tangkal-covid-19-GJdxNJTFQc.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

PENELITI Tanah Air telah melakukan uji klinis terhadap tanaman herbal yang dapat menangkal tanaman corona COVID-19. Salah satu yang terbaru adalah meneliti khasiat jamur cordyceps militaris.

Dijelaskan Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Malang Prof Widodo, SSi, MSi, PhDMedSc, dalam kajian yang dilakukan, Jamur Cordyceps militaris disinyalir memiliki potensi sebagai penangkal serangan virus dalam tubuh. Cordyceps militaris merupakan salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat seperti antivirus, immunomodulator, antiinflamasi, antioksidan.

jamur

Baca Juga: Jamur Cordyceps Potensi Lawan Corona, Dokter Siap Lakukan Uji Klinis untuk Pasien Wisma Atlet

"Walaupun masih diperlukan berbagai penelitian lanjutan dan belum sampai pada uji klinis, Cordyceps militaris memiliki potensi yang sangat baik untuk membantu menangkal virus, salah satunya virus corona,” ujarnya saat Webinar Health & Happiness (H2) Kekuatan Bahan Alami untuk Memperkuat Imunitas Tubuh, Rabu 13 Mei 2020.

Jamur Cordyceps, sebut Prof Widodo, telah lama dikenal sebagai obat tradisional di Asia Timur. Bahkan jamur tersebut menjadi salah satu komponen utama dalam obat tradisional China.

suplemen

Karena Jamur Cordyceps mampu mengobati berbagai penyakit, seperti kanker, tonik, dan berbagai jenis penyakit lainnya. Bahkan, Prof Widodo memaparkan, Jamur Cordyceps mengandung beberapa senyawa aktif antara lain adenosine (senyawa ini berpotensi sebagai antivirus), cordycepin (senyawa ini memiliki sifat sebagai antiinflamasi dan antivirus), polisakarida (senyawa yang memiliki aktivitas imunomodulator, antioksidan, anti-tumor dan anti-aging) serta asam amino dan asam lemak.

Medical Manager Kalbe Consumer Health Kalbe Farma dr. Helmin Agustina Silalahi menambahkan, khasiat Jamur Cordyceps militaris bahkan sudah diuji klinik di laboratoriumnya. Dengan menggandeng universitas di Surabaya dan analisis Bioinformatika dengan Prof Widodo dari Universitas Brawijaya.

Bahkan, kata dr Helmin, ekstrak Jamur Cordyceps akan diuji pada pasien corona COVID-19 bergejala ringan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) juga melirik khasiat jamur ini untuk mengatasi corona COVID-19.

"Nah, suplemen Jamur Cordyceps ini nantinya juga akan diteliti kepada pasien yang di Wisma Atlet," terangnya.

Protokol uji klinik pun tengah dipersiapkan oleh tim yang sudah ditunjuk. dr Helmin berharap dengan adanya inisiatif ini, maka dapat membantu memutus rantai penularan virus corona.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini