Tak Terapkan Physical Distancing, Maskapai Penerbangan Diprotes Penumpang

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 612 2213339 tak-terapkan-physical-distancing-maskapai-penerbangan-diprotes-penumpang-ZXvKjqQV9d.jpg Penumpang protes pesawat tak terapkan physical distancing (Foto : Thesun)

Belum lama ini para penumpang di salah satu maskapai penerbangan terlihat berdebat dengan seorang pramugara. Mereka protes terhadap kebijakan maskapai yang tidak menerapkan social distancing sejauh dua meter di dalam pesawat sesuai dengan aturan yang diberikan oleh pemerintah.

Salah satu penumpang pesawat bernama Efren Hernandez mengunggah beberapa foto di akun media sosial Twitter-nya sambil memberikan caption bertulis: “Di mana jarak aman Iberia? Pesawat hampir sepenuhnya penuh dan bahkan tidak ada kursi pemisah antara penumpang, ini memalukan.”

Dalam video yang beredar di media sosial, para penumpang terlihat berdiri di kursi dan berdebat dengan seorang pramugara yang mengenakan masker. Tampak sang pramugara berusaha keras untuk menenangkan para penumpang yang mulai memberontak.

Melansir dari The Sun, Rabu (13/5/2020), penerbangan Iberia Express IB3838 yang melayani rute dari Las Palmas de Gran Canaria dari Madrid merupakan salah satu dari sedikit penerbangan yang telah beroperasi di antara pulau-pulau Canary. Penerbangan itu diijinkan beroperasi asalkan mematuhi batas maksimum penumpang sebanyak 50 persen.

Physical Distancing

Dalam video tersebut, terlihat para penumpang merasa tidak nyaman dengan jarak yang ada pada kursi. Tiga orang pria terlihat marah pada pramugara, sementara beberapa penumpang lain terlihat berdiri di lorong pesawat. Banyak penumpang yang merekam insiden ini menggunakan kamera ponselnya dan menyebut bahwa pesawat sudah hampir penuh, sementara beberapa baris kursi tidak memiliki jarak.

(Baca Juga : Tak Hanya Tarian, TikTok Juga Bantu Dokter Sebarkan Info COVID-19)

Untungnya semua penumpang yang ada di dalam pesawat tersebut mengenakan masker untuk melindungi diri. Menanggapi kasus tersebut, Iberia Express sendiri membantah kasus tersebut. Mereka pun memberikan tanggapan terhadap insiden tersebut dengan menanggapi salah satu komentar netizen.

“Halo, kami mohon maaf telah membaca pesan Anda. Tapu kami ingin meyakinkan Anda bahwa kami mematuhi semua pengaturan keamanan. Kami telah memperkuat pembersihan dan disinfeksi kabin setiap hari dan semua armada kami memiliki sistem udara dan filter HEPA yang 99,9 persen efektif terhadap virus dan bakter,” tulisnya.

Physical Distancing

Wakil Kongres sekaligus anggota Canary Coalition, Ana Oramas meminta Madrid untuk turun tangan dan mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Iberia Express tidak dapat diterima. Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Pemerintah Canaria, Sebastian Franquis mengatakan maskapai penerbangan harus mematuhi peraturan tentang jarak keselamatan.

Insiden Iberia Express ini bukan pertama kali terjadi. Pekan lalu, seorang penumpang Aer Lingus berbagi foto yang memperlihatkan maskapai penerbangan yang penuh sesak. Sekira 95 persen bangku penumpang telah terisi. Penerbangan dari Belfast ke London Heathrow tidak memiliki social distancing sedikit pun meski pemerintah sudah menerapkan aturan yang ketat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini