Share

Akibat Susu Formula, Kepala Bayi Ini Bengkak dan Tak Bisa Jalan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 481 2214482 akibat-susu-formula-kepala-bayi-ini-bengkak-dan-tak-bisa-jalan-NxZt6Fnv4Q.jpg Kasus kepala bayi bengkak di China setelah minum susu formula (Foto : BBC)

Bagi orangtua, memilih susu formula yang tepat untuk anak harus menjadi prioritas utama. Sebab, salah salah memilih susu formula, bisa berdampak buruk pada tubuh bayi Anda.

Seperti yang dialami bayi-bayi di China. Menurut laporan South China Morning Post, pihak berwenang di provinsi Hunan, China, tengah menyelidiki toko penjual susu bayi setelah setidaknya ada lima bayi yang mengalami pembengkakan kepala setelah mengonsumsi susu formula yang diduga palsu.

Pejabat daerah Yongxing, Chenzhou, diketahui tengah menyelidiki penjualan minuman protein palsu yang dikenal dengan disebut dengan Bei An Min. Berdasar keterangan situs berita Thepaper.cn, susu formula palsu tersebut dijual di toko 'Chain Love Baby'.

Kelima orangtua korban pun sekarang tengah berjuang melaporkan kasus ini ke otoritas pengawasan pasar setempat. Menurut laporan mereka, bukan hanya pembengkakan kepala, bayi mereka pun mengalami eksim dan kehilangan berat badan drastis.

(Baca Juga : Pandemi Covid-19 Ancam Penurunan Angka Anak Kurang Gizi)

Bahkan, laporan orangtua mengutarakan bahwa bayi mereka kerap menampar kepala mereka berulang-ulang kali. Diagnosa lain yang dialami kelima bayi ini ialah kondisi rakitis. Dalam laporan yang sama, tak menjelaskan berapa usia kelima bayi ini.

Susu Formula

Di sisi lain, Hunan TV pun memaparkan kasus ini. Menurut laporan mereka, laporan pertama kali masuk pada Senin (11/5/2020). Dari laporan itu dijelaskan, orangtua pergi ke toko 'Chain Love Baby' untuk membeli susu bubuk berbasis asam amino untuk bayi mereka yang alergi terhadap susu formula biasa.

Kemudian, staf toko merekomendasikan untuk membeli Bei An Min. Staf tersebut menjelaskan bahwa susu ini adalah susu formula terbaik di tokonya dan paling cocok dikonsumsi untuk bayi-bayi alergi.

Salah seorang orangtua yang diketahui bermarga Zhu menerangkan, saat membeli susu itu, ia sadar bahwa susu tersebut adalah minuman protein, tetapi staf toko mengatakan, itu hanya nama lain dari susu formula untuk bayi.

"Ketika saya membelinya, tak ada yang memberitahu bahwa itu bukan susu formula biasa. Staf toko dengan jelas mengatakan itu adalah susu formula biasa," ungkap Zhu.

Seorang ibu lain bermarga Chen mengatakan, ia mulai khawatir ketika dahi anaknya mulai bengkak setelah mengonsumsi susu tersebut, lapor Hunan TV.

Tidak jelas sudah berapa lama susu formula palsu itu diberikan kepada bayi-bayi ini, tetapi yang pasti kondisi tubuh kelima bayi ini sekarang sangat memprihatinkan. Mereka sangat kurus, kerdil, dan kekurangan vitamin D.

Terkait dengan sudah berapa lama susu diberikan, seorang ibu coba mengungkapkan kisahnya. Menulis di aplikasi berita Toutiao, ia mengaku sudah memberikan bayinya susu formula palsu tersebut sejak enam bulan lalu, sebelum akhirnya dokter menyarankan untuk mengganti susu tersebut.

"Enam bulan berlalu, saya menemukan bayi saya tidak tumbuh dan tidak bisa berjalan pada usia 18 bulan," tulis si ibu. "Sekarang aku sadar bahwa bayiku minum susu formula palsu. Aku khawatir akan ada masalah kesehatan di masa depan," sambungnya.

Bayi Minum Susu

Sementara itu, otoritas pasar setempat mengatakan akan mengatur pemeriksaan kesehatan gratis dan perawatan medis untuk semua anak yang terdampak dari susu formula palsu ini. Laporan mereka juga menjelaskan, tak ada dokter dari institusi medis yang terlibat dalam dugaan penjualan.

Di sisi lain, toko 'Chain Love Baby' membeli susu formula palsu tersebut dari Hunan Waverock Health Products yang berbasis di Changsha dan menjual semuanya pada Oktober 2019, lapor situs Jiemian.com.

Seorang karyawan Waverock angkat bicara. Menurut dia, produk itu ditandai dengan jelas dan perusahaan tidak secara salah mengiklankan produk tersebut sebagai minuman protein bukan susu formula untuk bayi.

Kasus-kasus ini terjadi 12 tahun setelah skandal susu yang menewaskan enam bayi dan sekitar 300.000 orang sakit karena minum susu formula yang dicampur dengan melamin, bahan kimia beracun yang digunakan untuk membuat plastik.

Pada 2003, di Fuyang, Anhui, 13 bayi meninggal dan 171 bayi membutuhkan pertolongan serius setelah diberi susu formula di bawah standar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini