4 Cara Selamat dari COVID-19 meski Gunakan KRL dan MRT

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 15 Mei 2020 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 612 2214751 4-cara-selamat-dari-covid-19-meski-gunakan-krl-dan-mrt-poJut29vWp.jpg MRT Jakarta. (Foto: Okezone)

PEMERINTAH memang mulai melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dengan membiarkan maskapai penerbangan mulai beroperasi.

Kepala BNPB Doni Monardo pun menyebut mereka yang berusia di bawah 45 tahun bisa melakukan aktivitas, sehingga ekonomi masih bisa bergerak. Oleh karena itu, beberapa daerah di Jakarta pun kembali ramai.

Tapi ingat, transportasi publik seperti Commuter Line, MRT, maupun Transjakarta menjadi media penyebaran bakteri dan virus paling baik. Lantas, bagaimana cara selamat saat naik transportasi publik tersebut.

Infeksi virus dan bakteri bisa diminimalisir dengan serangkaian tindakan pencegahan, salah satunya social distancing. Dikutip dari Alternet, secara sederhana, social distancing mengharuskan seseorang untuk berada dengan jarak yang cukup jauh satu sama lainnya dalam upaya menghindari penyebaran virus atau patogen dari manusia ke manusia lainnya.

Sementara, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan jarak aman social distancing yang diperlukan saat pertemuan massal adalah enam kaki atau sekira 2 meter.

Meski tidak bisa menjamin kesehatan Anda 100 persen, namun beberapa cara ini bisa membuat Anda lebih aman saat menggunakan transportasi publik tersebut. Melansir dari Consumer Report, berikut tips mencegah penularan virus corona di transportasi umum dengan melakukan social distancing.

Pertimbangkan menggunakan transportasi lain

Jika tidak memungkinkan untuk melakukan social distancing, pertimbangkan menggunakan transportasi lain. Ada beberapa rekomendasi kendaraan lain, seperti di New York Amerika yang mulai diterapkan adalah berjalan kaki atau bersepeda ke tempat tujuan sebagai alternatif menggunakan transportasi umum.

Tindakan pencegahan bisa dilakukan sama seperti saat menggunakan transportasi publik. Cuci tangan dengan cermat setelah memegang benda maupun bagian dari kendaraan Anda.

Ubah waktu perjalanan

Tujuannya adalah untuk menghindari jam-jam sibuk dan paling ramai pada Commuter Line, MRT, maupun Transjakarta, sehingga social distancing efektif. Jadi, untuk menerapkan social distancing, perlu menghindari jam-jam padat orang naik transportasi pilihan Anda.

Rajin membersihkan tangan

Setiap bagian dari transportasi publik berpotensi besar menampung banyak bakteri, kuman dan virus di saat yang bersamaan seseorang secara tidak sengaja menyentuhnya saat hendak menaiki atau menjaga keseimbangan dalam transportasi publik. Oleh sebab itu rajin mencuci tangan adalah cara yang paling efektif.

Mencuci tangan sesegera mungkin setelah meninggalkan transportasi publik adalah cara yang paling tepat. Yang lebih penting adalah mencuci tangan secara menyeluruh selama 20 detik dengan sabun dan air.

Pakai Masker

Guna menghindari Anda menyentuh wajah Anda dengan tangan Anda, maka Anda bisa memakai masker untuk menjaga virus masuk ke sistem pernapasan Anda. Jadi, jangan lupa memakai masker, meski sudah menerapkan social distancing.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini