Kenali 4 Penyebab Keguguran seperti yang Dialami Jane Shalimar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 16 Mei 2020 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 16 481 2214998 kenali-4-penyebab-keguguran-seperti-yang-dialami-jane-shalimar-DpQC65rVxv.jpg Ilustrasi. Foto: Medicalnewstoday

ARTIS Tanah Air Jane Shalimar mengalami keguguran pada usia tujuh minggu. Meski begitu keguguran bukanlah istilah yang aneh dalam kehamilan.

Keguguran adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan hilangnyan kehamilan sebelum 20 minggu usia kehamilan. Kondisi ini biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan.

Sebagaimana dilansir Health Line, Sabtu (16/5/2020), 10 hingga 15 persen kehamilan diketahui berakhir dengan keguguran. Semakin lama usia kehamilan, maka semakin kecil kemungkinan seseorang untuk mengalami keguguran.

Spesialis Kesuburan yang berbasis di Texas, Kaylen Silverberg, mengatakan keguguran sangatlah umum terjadi. Wanita berpikir ketika mereka mengalami satu keguguran, mereka akan mengalami keguguran selanjutnya.

Tapi risiko keguguran berulang setidaknya kedua atau ketiga, lebih rendah dan hanya terjadi pada sekira 1 persen wanita. StudyTrusted telah menunjukkan peningkatan risiko keguguran pada wanita yang mengalami keguguran berulang di masa lalu.

Sebaliknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki kehamilan yang sukses di masa lalu, dapat mengurangi risiko keguguran pada kehamilan saat ini. Tapi, beberapa faktor juga harus diperhitungkan dalam kasus-kasus tersebut.

Baca Juga: Baru Keguguran Irish Bella Hamil Lagi, Apa Kata Dokter Kandungan? 

Beberapa di antaranya adalah usia dan kondisi medis lainnya yang ada pasa sang ibu. Kebanyakan dokter akan mulai menyelidiki penyebab keguguran setelah seseorang mengalaminya dua hingga tiga kali.

Ilustrasi. Foto: VeryWell

Mereka akan meninjau riwayat medis seseorang secara rinci dan melakukan tes tertentu. Berikut empat penyebab keguguran yang paling umum dialami.

1.Genetika

Ketika sperma dan sel telur bertemu, sel-sel berkumpul. Mereka kemudian mulai membelah diri untuk membentuk materi genetik yang membentuk manusia.

Masing-masing manusia seharusnya memiliki total 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom dari satu orangtua dan 23 lagi dari yang lain. Jika terjadi kesalahan ketika sel membelah, kromosom mungkin akan hilang.

Baca Juga: Belajar dari Keguguran Nagita Slavina, Kenali Tanda Awal Kehamilan 

Sekira 50 persen dari semua keguguran trimester pertama adalah karena kelainan kromosom. Ini dapat terjadi lebih sering pada wanita usia lanjut, atau lebih dari 35 tahun pada masa kehamilan.

2.Infeksi

Infeksi rahim atau serviks bisa berbahaya bagi bayi yang sedang berkembang dan menyebabkan keguguran. Infeksi lain yang mungkin menular ke bayi atau plasenta juga dapat memengaruhi kehamilan yang sedang berkembang dan dapat menyebabkan keguguran.

Infeksi yang sering dialami ibu hamil adalah listeria, parvovirus B19, toxoplasma gondii, rubella, herpes simpleks, dan sitomegalovirus.

(abp)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini