Curhat Ibu yang Cemaskan Mental Anaknya karena Terlalu Lama Belajar Online

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 17 Mei 2020 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 17 196 2215306 curhat-ibu-yang-cemaskan-mental-anaknya-karena-terlalu-lama-belajar-online-7OgiRTWjSF.jpg Ilustrasi (Foto : Huffingtonpost)

Hingga saat ini, mengikuti aturan pemerintah, kegiatan belajar mengajar sekolah-sekolah di Indonesia masih digelar secara online alias kelas virtual.

Selama kurang lebih tiga bulan, anak-anak selama ini harus belajar di rumah dengan sekolah online. Sudah berjalan cukup lama, kini para orang tua murid sudah mulai merasa tak sabar anaknya bisa kembali bersekolah secara normal seperti sedia kala.

Contohnya curahan hati dari Tria, ibu muda dari tiga orang anak ini mengisahkan ia pribadi sebagai orang tua sudah tidak sabar ingin melihat sang anak bisa bersekolah normal kembali.

Pasalnya, ia sebagai ibu melihat putranya sendiri sudah mulai jenuh sekolah di rumah. Tria menuturkan, anak sulungnya tersebut sudah sangat rindu bisa kembali datang ke sekolah, belajar dan bermain bersama teman-teman sekolahnya.

Anak Belajar Online

Perempuan 31 tahun satu ini mengungkapkan, sang putra setiap hari selalu bercerita tentang teman-teman sekolahnya, tentang suasana belajar di kelas, bahkan juga bercerita tentang gurunya di sekolah.

“Iya ingin banget anak cepet kembali sekolah normal di sekolah. Bukan mamanya saja, ini anaknya juga sudah kangen banget ingin sekolah. Dia sering banget cerita soal teman-teman sekolah, guru, situasi di kelas. Seru banget kita dengarnya, makanya dia sudah enggak sabar banget ingin ke sekolah lagi,” papar Tria, saat dihubungi Okezone.

Tak hanya kasihan melihat sang anak yang sudah tak sabar ingin ke sekolah, sebagai ibu Tria mengaku ia dan sang suami merasa khawatir dengan tumbuh kembang mental sang anak.

“Kita di rumah juga yang diurus banyak, walaupun ada asisten di rumah tetap saja pusing. Kasian anak juga jadi ikutan pusing. Khawatir berpengaruh ke perkembangan atau pertumbuhan mentalnya juga,” imbuhnya.

Anak Belajar Online

Oleh karena itu, ia dan sang suami sepakat saat sekolah sudah dibuka lagi, rencananya pada 15 Juni 2020, mereka akan langsung memperbolehkan sang putra untuk kembali bersekolah normal.

“Sekarang sih aku sama suami, jika nanti instruksi dari pemerintah sekolah sudah normal lagi, kita enggak takut kok untuk biarin anak biasa ke sekolah lagi, yang penting kita jaga kebersihan dan perhatikan makan serta kesehatannya,” tutup Tria singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini