Curhat Mama Muda Kasih THR ke Anak saat Lebaran, Apa Kata Psikolog?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 19 Mei 2020 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 196 2216290 curhat-mama-muda-kasih-thr-ke-anak-saat-lebaran-apa-kata-psikolog-8PJXc9DCeG.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

LEBARAN 2020 tinggal hitungan hari. Beberapa dari Anda sudah mempersiapkan keperluan menyambut hari bahagia tersebut. Mulai dari beli kue lebaran, baju lebaran, atau mempersiapkan THR untuk anak.

Ya, memberikan THR ke anak menjadi rutinitas tahunan yang banyak dilakukan orangtua. Pemberian THR itu dimaksudkan sebagai hadiah sekaligus perasaan bahagia karena masih bisa melewati Ramadhan dan merayakan Lebaran bersama dengan keluarga.

thr

Seperti yang dilakukan Dewi, ibu rumah tangga, pada anaknya. Ia menjelaskan, pemberian hadiah saat Lebaran itu tradisi keluarganya setiap tahun. Hadiah ini seperti THR untuk anak, dengan maksud supaya si anak merayakan Lebaran dengan sukacita.

"Iya, aku setiap tahun selalu kasih anakku hadiah. Biasanya sih barang, kayak baju baru, mukena, sama kalau ada rezeki lebih dibeliin mainin yang dia mau," cerita Dewi pada Okezone, Selasa (19/5/2020).

Dewi melanjutkan, di tengah pandemi seperti ini buat keluar rumah itu susah banget, makanya ia memanfaatkan e-commerce untuk membeli barang-barang ini dan tentu dengan tujuan si anak tetap bahagia walau di rumah saja. "Kan dia mungkin bosen di rumah terus, hadiah ini juga jadi kayak pelipur laranya. Intinya, supaya dia bahagia pas Lebaran," tambahnya.

Nah, menyikapi hal tersebut, Psikolog Anak Karina Istifarisny pun tak mempermasalahkan bagi orangtua yang mau kasih hadiah atau THR ke anak. "Ini biasanya dinamakan reward," ujarnya pada Okezone melalui pesan singkat.

Bagi Karina, tidak ada salahnya orangtua memberikan hadiah ke anak saat Lebaran. Terlebih, ketika hadiah itu dimaksudkan sebagai bentuk motivasi untuk anak agar mau melakukan puasa, misalnya, lebih baik lagi tahun depan.

"Bagi keluarga Muslim, ngasih THR ada baiknya diberikan penjelasan, 'Ini dik, ibu atau bapak ada hadiah buat kamu karena udah ikutan puasa walau belum penuh', misalnya begitu," paparnya.

Karina menerangkan, bagi anak-anak di bawah 10 tahun yang belum ada kewajiban berpuasa penuh, hadiah ini menjadi penyemangat mereka agar tahun depan bisa puasa dengan jumlah hari lebih banyak lagi.

Terkait dengan hadiah apa yang sebaiknya diberikan, Karina menjawab, baik uang maupun barang, tujuannya sama yaitu sebagai hadiah. Jadi, tidak ada masalah mau kasih apa.

Namun, menjadi catatan penting untuk orangtua yang anaknya lebih dari satu. "Kalau si kakak dalat benda, si adik pun harus benda. Kalau mau membedakan besarannya, itu boleh-boleh saja, asal bentuknya sama. Ini penting supaya tidak muncul kecemburuan pada si anak," tambahnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini