Hampir 50 Ribu Orang Terjangkit DBD, Minyak Telon Cegah Gigitan Nyamuk

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 481 2216893 hampir-50-ribu-orang-terjangkit-dbd-kenali-manfaat-minyak-telon-untuk-anak-RQtSudCu1C.jpg Ilustrasi. (Freepik)

SELAMA beraktivitas di rumah saja, ternyata ada penyakit lain yang mengintai. Bukan sekadar virus corona, namun Anda juga harus waspada dengan ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, sempat meminta masyarakat harus tetap waspada dengan ancaman DBD di tengah pandemi virus corona. Sebab, Indonesia tengah memasuki musim hujan, yang membuat nyamuk lebih cepat berkembang biak.

nyamuk

"Ini pancaroba waspadai DBD. Hal ini diwaspadai di samping penyebaran COVID-19, maka harus sama-sama laksanakan gerakan berantas sarang nyamuk, mari terapkan di rumah masing-masing," kata Yurianto, beberapa waktu lalu.

DBD bisa menyerang siapa saja, termasuk buah hati dan orang tercinta dari rumah. Berdasarkan penelitian, nyamuk demam berdarah ini senang menghabiskan hidupnya di dalam atau sekitar rumah.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, di Indonesia sejak 1 Januari hingga 27 April 2020 tercatat 49.563 kasus DBD dengan angka penyebaran terbanyak di Jawa Barat sebanyak 6.337 kasus, Bali sebanyak 6.050 kasus, Nusa Tenggara Timur 4.679 kasus, Lampung 4.115 kasus dan Jawa Timur 3.715 kasus dan angka ini masih terus mengalami penambahan.

Penyakit demam berdarah adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, seperti nyamuk Aedes aegypti.

Karena diperantarai oleh nyamuk, maka demam berdarah dengue tidak bisa menular dari orang ke orang secara langsung seperti halnya penyakit flu. Hal ini patut diwaspadai jika si kecil mengalami gejala seperti demam tinggi, bintik atau ruam merah pada kulit, batuk-batuk, badan lemas, mual, kurang nafsu makan, nyeri punggung dan sakit kepala.

Untuk mengurangi risiko terjangkit DBD, orangtua diharapkan mencegah sumber penularan nyamuk. Caranya dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah dengan gerakan 3M Plus yaitu Menguras, Menutup, Mengubur. Selain juga memberikan perlindungan lain yang dapat menghindarkan bayi dari gigitan nyamuk.

Sementara itu, Brand Manager dari Telon Lang Plus Ratu Anggi menjelaskan, penggunaan minyak telon diklaim membantu mencegah gigitan nyamuk. Sebabnya, di dalam minyak telon terdapat kandungan utama berupa Oleum Cajuputi (minyak kayu putih), cineol-1,8 nya telah terbukti ampuh menghindarkan bayi dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

"Minyak telon mampu menjadi solusi tepat dan lengkap para ibu untuk melindungi buah hatinya di tengah pandemi COVID-19 dan wabah DBD seperti saat ini," tuturnya, lewat keterangan resmi yang diterima Okezone.

Maka setelah si kecil mandi, balurkan minyak telon tersebut kepada si kecil. Selain membuat aroma bayi lebih wangi, minyak telon juga memberikan kehangatan dan perlindungan dari gigitan nyamuk.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini