nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ramai #IndonesiaTerserah di Media Sosial, Ini Respons Ahli Kesehatan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 12:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 20 481 2216964 ramai-indonesiaterserah-di-media-sosial-ini-respons-ahli-kesehatan-YOXaGFdURO.jpg Tagar Indonesia Terserah ramai di media sosial (Foto : @helwatshlhh/Twitter)

Belum lama ini jagat maya dikejutkan dengan beredarnya tagar #IndonesiaTerserah. Tagar tersebut bahkan sempat menduduki trending topik Twitter selama dua hari lamanya.

Jika diperhatikan, cuitan yang mengandung tagar #IndonesiaTerserah memperlihatkan bagaimana sebagian rakyat Indonesia mulai abai dengan protokol kesehatan yang diimbau pemerintah dan ahli kesehatan. Adalah menjaga jarak aman antarorang.

Salah satu cuitan yang ramai dibicarakan netizen adalah unggahan @twitkabarjabar. Di sana terdapat video yang coba menggambarkan secara keseluran kondisi Indonesia sekarang.

Video tersebut berisi potongan video yang viral di media sosial serta ada musik rap yang menjadi backsound video tersebut. Begini liriknya:

"Tiga bulan di rumah, ngaduk kopi Dalgona. Itu ngaruh atau cuma sia-sia?

Tiga bulan di rumah, TikTok-an sampai gila. Itu ngaruh atau cuma sia-sia?

Terserah... Terserah...(Ngomong apa yaudah).

Terserah... Terserah... (Gua ikutin aja).

Terserah... Terserah... (Yaudah mau gimana?).

Terserah... Terserah... (Gua ikutin aja)."

Video tersebut ditutup oleh video tenaga kesehatan yang mengenakan alat pelindung diri (APD) yang dibelakangnya bertuliskan 'Indonesia Terserah'. Video ini juga yang akhirnya menjadi awal dari tagar #IndonesiaTerserah ramai di media sosial.

Lantas, apa tanggapan Ahli kesehatan mengenai tagar yang satu ini dan Bagaimana menyikapi perilaku masyarakat Indonesia sekarang yang sepertinya mulai 'melongggarkan' kepatuhannya pada peraturan pemerintah?

Dijelaskan Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Ede Surya Darmawan, tagar #IndonesiaTerserah merupakan bentuk dari advokasi dokter dan tenaga medis semua yang berjuang sebagai garda terdepan penanganan kasus COVID-19.

"Kita hidup di dunia digital, kalau menyampaikan langsung rasanya sulit, makanya kami menyuarakan isi hati lewat media sosial untuk mengingatkan masyarakat," terangnya dalam Webinar yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), Rabu (20/5/2020).

Ia melanjutkan, tagar tersebut juga memperlihatkan pada masyarakat bahwa tenaga medis dan dokter benar-benar berjuang untuk rakyat di situasi seperti sekarang ini. Karenanya, imbuan lewat tagar #IndonesiaTerserah jadi cambuk untuk masyarakat agar ikut membantu menghentikan penyebaran virus corona.

"Dengan menyadari betapa pentingnya upaya yang dilakukan masyarakat, itu akan menekan naiknya jumlah penyakit dan diharapkan pada masyarakat agar menjaga jarak aman supaya tidak ada kasus baru," ungkapnya.

Dia pun sadar, banyak masyarakat yang mengeluh ekonomi lesu akibat pandemi ini. Menurut Ede, hal tersebut sangat dipahami timnya. Namun, dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik, ini akan menghentikan penyebaran dan pada akhirnya membuka kembali pintu ekonomi yang baik di tengah masyarakat.

"Jadi tolong kepada masyarakat, lakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan benar agar tidak ada kasus baru sehingga semua sektor kehidupan bisa membaik kembali," papar Ede.

Ede menambahkan, di momen Kebangkitan Nasional ini, sekarang adalah momentum bagi masyarakat untuk mau bangkit bersama melawan COVID-19. "Kita bergandengan tangan untuk bangkit bersama, jangan jalan sendiri karena kehancuran yang bakal terjadi," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini