Peneliti Temukan 7 Strain Baru Virus Corona pada Kelelawar

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 20 Mei 2020 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 481 2217038 peneliti-temukan-7-strain-baru-virus-corona-pada-kelelawar-mUxM7vzQ8l.jpg Peneliti temukan 7 strain baru virus corona pada kelelawar (Foto : Foxnews)

Studi terbaru mengatakan terdapat tujuh strain baru dari virus corona COVID-19 telah ditemukan pada kelelawar yang memakan serangga pada gua-gua di Gabon, Afrika.

Menurut NewScientist, 18 dari 1.000 kelelawar yang tinggal di gua-gua di seluruh negeri memiliki virus corona. Lima dari tujuh virus corona baru terhubung ke jenis sebelumnya yang dikaitkan dengan manusia.

Sebagaimana dilansir dari Fox News, Rabu (20/5/2020) tidak jelas apakah strain baru tersebut dapat menyebar ke manusia. Yang jelas strain baru ini benar-benar tidak diketahui sebelumnya.

Universitas Johns Hopkins mencatat lebih dari 4,8 juta orang di seluruh dunia telah dipastikan terinfeksi oleh COVID-19, dan menyebabkan sekira 320.000 kematian.

Kelelawar

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan dia melihat bukti yang menunjukkan virus tersebut berasal dari laboratorium di China. Oleh sebab itu ia sangat yakin bahwa wabah itu berasal dari Institut Virologi Wuhan.

"Saya pikir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seharusnya malu pada diri mereka sendiri karena mereka seperti agen hubungan masyarakat untuk China,” ujar Trump.

Beberapa sumber mengatakan bahwa standar keamanan di Wuhan yang diabaikan sebelum virus mengalami kebocoran, mendorong Beijing untuk melakukan penyamaran.

Sumber tersebut juga mengklaim WHO terlibat sejak awal dalam membantu China untuk menutupi jejaknya. Meski demikian WHO dan China membantah telah melakukan kesalahan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini