nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Sebut Struktur Hidung Penyebab Anak Sulit Kena COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 17:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 481 2218036 peneliti-sebut-struktur-hidung-penyebab-anak-sulit-kena-covid-19-XExzgFUnuK.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

PARA ilmuwan percaya bahwa struktur bagian dalam hidung anak-anak memengaruhi risiko mereka terinfeksi virus corona COVID-19. Alhasil, anak-anak masuk dalam kategori orang yang lebih kebal terjangkit COVID-19.

Dalam sel-sel yang melapisi bagian tubuh, anak-anak nampak memproduksi lebih sedikit protein yang diperlukan SARS-CoV-2. Ini adalah jenis virus corona yang menyebabkan COVID-19 pada tubuh manusia.

hidung anak

Menurut surat penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA, orang yang lebih tua tampaknya menghasilkan lebih banyak protein yang digunakan SARS-CoV-2 sebagai reseptor. Reseptor adalah enzim yang disebut ACE2 dan akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Tim di Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai melihat sampel epitel hidung dari 305 orang berusia empat hingga 60 tahun. Peserta memberikan sampel di Sistem Kesehatan Mount Sinai antara 2015 dan 2018 untuk studi asma.

Tetapi para penulis studi JAMA memutuskan mereka juga akan berguna untuk memeriksa level di mana gen yang menghasilkan ACE2 ditentukan dalam kelompok umur yang berbeda.

Peserta dikategorikan untuk menggambarkan tahap perkembangan kehidupan. Anak-anak di bawah 10 tahun, anak-anak berusia 10 hingga 17 tahun, dewasa muda berusia 18 hingga 24 tahun, dan orang dewasa berusia 25 tahun ke atas.

Sebanyak 48,9 persen relawan adalah laki-laki, dan 49,9 persen menderita asma. Ekspresi gen ACE2 paling rendah pada anak-anak yang lebih muda, dan secara signifikan lebih tinggi pada kelompok lain. Akan meningkat dengan bertambahnya usia.

Untuk memastikan jenis kelamin dan asma tidak menciptakan hasil yang bias, para peneliti kembali menyesuaikan faktor-faktor ini dan masih menemukan hasil yang sama.

"Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat ACE2 yang bergantung pada usia dalam epitel hidung, titik kontak pertama untuk SARS-CoV-2 dan tubuh manusia," tulis para peneliti, sebagaimana dilansir dari News Week, Jumat (22/5/2020).

Tingkat ACE2 yang lebih rendah pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa dapat membantu menjelaskan mengapa COVID-19 kurang lazim ditemukan pada anak-anak.

Namun, para peneliti mengakui bahwa penelitian ini terbatas. Pasalnya sampel tidak termasuk pada orang berusia di atas 60 tahun. Kelompok usia ini diketahui rentan terhadap komplikasi COVID-19.

Peneliti menambahkan, tidak banyak penelitian telah melihat hubungan potensial antara ACE2 dalam saluran udara dan usia. Satu studi yang melibatkan 92 pasien dengan sindrom gangguan pernapasan akut tidak menemukan hubungan seperti itu.

Tim peneliti pun mencari aktivitas protein ACE2 daripada ekspresi gen, yang menurut penulis studi JAMA dapat menjelaskan perbedaan dalam temuan mereka.

Dalam editorial yang menyertai surat penelitian yang juga diterbitkan oleh JAMA, dr. Ankit B. Patel dan Ashish Verma dari Divisi Ginjal Rumah Sakit Wanita dan Brigham menjelaskan tidak jelas apakah tingkat SARS-CoV-2 pada anak-anak tampak rendah. Pasalnya kemungkinan mereka terinfeksi lebih kecil.

Penelitian ini masih memerlukan pengujian dan dimasukkan dalam data. Studi tentang topik tersebut memiliki hasil yang bertentangan. Pertama menunjukkan anak-anak lebih mungkin terserang dibanding orang dewasa dan lansia.

Sementara studi lain menemukan insiden yang lebih rendah pada kelompok usia ini. Patel dan Verma mempelajari tingkat ACE2 di saluran pernapasan bawah anak-anak “Mungkin membantu dalam memahami perbedaan dalam keparahan COVID-19 di antara anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa,” ucapnya.

Studi baru yang disebut Human Epidemiology and Response to SARS-CoV-2 (HEROS) telah melibatkan 6.000 anak untuk memeriksa faktor risiko COVID-19. Studo ini dapat membantu menemukan titik terang dari masalah ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini