Pemilik Restoran Ini Tulis Surat untuk Influencer Pemburu Gratisan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 24 298 2219088 pemilik-restoran-ini-tulis-surat-untuk-influencer-pemburu-gratisan-foYhrcFfn8.jpg Pemilik restoran tulis surat untuk influencer pemburu gratisan (Foto : Unilad)

Pernah dengar kasus influencer minta gratisan? Mungkin yang masih ada di benak Anda adalah kasus salah satu keluarga yang menginginkan liburan gratis dengan embel-embel pengikut yang sangat banyak.

Setelah kasus ini ramai di media sosial, netizen pun banyak yang mengecam aksi 'konyol' tersebut. Terlebih, imbalan yang akan diterima penyedia jasa perjalanan yaitu 'exposure' yang sangat tinggi efek jumlah pengikuti yang 'bejibun'.

Di sisi lain, mengetahui tabiat influencer pemburu gratisan masih berkeliaran di media sosial, pemilik restoran ini akhirnya angkat suara dan membuat surat terbuka untuk influencer macam itu.

Pemilik Restoran

Ya, Brian Campbell yang melakukannya. Ia adalah pemilik restoran dessert, toko kue, dan cokelat di Miann di Auckland. Secara terang-terangan Brian menyerang influencer yang menganggap semua hal bisa ia beli dengan jumlah 'followers'.

Tindakan ini dia lakukan terlebih di saat situasi pandemi ini. Pemasukan sedikit dan karena itu ia bahkan terpaksa menutup bisnisnya sebelum akhirnya pemerintah daerahnya mengeluarkan pernyataan bahwa lockdown wilayahnya akan sedikit dilonggarkan. Itu berarti ia bisa buka toko lagi.

Dilansir dari Unilad, setelah keputusan pemerintah itu keluar, ia benar-benar membuka kembali unit usahanya walau dalam bentuk pemesanan online atau dibawa pulang.

Nah, suatu ketika ia menerima pesan dari influencer yang memintanya untuk mengirimi dia beberapa produk dengan imbalan promosi 'exposure' di media sosialnya. Aksi ini bukan hanya dilakukan satu orang, tapi beberapa influencer.

"Dalam 10 menit, saya bisa mendapat pesan dari beberapa influencer yang meminta saya mengirim makanan gratis sehingga mereka dapat memposting di profil mereka. Saya marah besar setelah itu," kata Brian ke Buzzfeed News.

Ia pun coba memberi respon ke influencer-influencer pencari barang gratisan tersebut. Ia merespon mereka dalam bentuk surat terbuka yang dibagikan di Instagram.

Isi pesannya jelas, Brian meminta agar para influencer itu mikir bahwa koki di restorannya butuh gaji terlebih di situasi seperti sekarang ini.

Pemilik Restoran

"Influencer yang terhormat,

Harap berhenti sejenak dan berpikir, pikirkan tentang orang-orang yang ada di restoran, produsen makanan yang tak memiliki pemasukan sama sekali efek pandemi selama sebulan. Mereka bahkan kemungkinan mengalami penurunan pemasukan hingga 50% untuk beberapa bulan ke depan. Pikirkan tentang orang yang Anda minta gratisan yang mana sebetulnya itu hanya menguntungkan untuk diri Anda sendiri.

Saatnya Anda membawa 'value' untuk bisnis lokal dan mulai memesan dari tempat-tempat kesukaan Anda, membayarnya (bukan minta gratis), membagikannya di media sosial Anda, dan merasa bahagia telah membelinya. Hal ini akan membantu bisnis kecil," begitu isi surat terbuka yang ia tujuan untuk influencer pemburu gratisan.

Setelah mengeluarkan surat terbuka ini, Bria mengaku tak merasa salah bahkan ia berharap para influenvcer itu berpikir bahwa faktanya adalah banyak orang yang kini bertahan dengan uang seadanya.

Tindakan Brian ini pun didukung oleh banyak netizen. Kebanyakan dari netizen salut dengan Brian yang berani menyuarakan hal ini karena kelakuan influencer itu sama sekali tak bisa ditoleransi di situasi seperti sekarang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini