Bingung Kenali Orang dengan Masker? Fotografer Ini Punya Solusinya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 25 Mei 2020 12:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 25 612 2219229 bingung-kenali-orang-dengan-masker-fotografer-ini-punya-solusinya-3FVpcv4WBl.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI virus corona COVID-19 yang belum berakhir telah mengubah kehidupan masyarakat di dunia. Memasuki periode new normal penggunaan masker menjadi hal wajib bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

Sebagaimana diketahui new normal dapat diartikan sebagai kebiasaan yang menjadi hal wajib bagi semua orang untuk dilakukan. Misalnya, menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Saat ini masker telah menjadi bagian penting dari rutinitas seseorang. Meski demikian masker juga menimbulkan banyak kesulitan ketika memakainya. Seseorang akan sulit mengidentifikasi orang lain karena bentuk masker yang menutupi hidung, mulut dan dagu sepenuhnya.

Seorang fotografer digital di Etumanoor, Kottayam, Binesh G Paul telah mengembangkan masker unik untuk mengatasi krisis identitas selama pandemi COVID-19. Dengan memakai masker ini, orang lain dapat mengidentifikasi Anda dengan cepat.

Hal ini terjadi lantaran, bagian mulut, pipi dan dagu yang tertutup akan dilukiskan pada bagian luar masker seperti dengan aslinya. Binesh pun menguraikan bagaimana cara membuat masker jenis ini.

Masker unik

“Pertama-tama kami mengambil foto orang yang bersangkutan dengan kamera resolusi tinggi. Kemudian kami melakukan pencetakan sublimasi dan mentransfer gambar ke kertas tertentu,” terang Binesh, sebagaimana dilansir Hindustantimes, Senin (25/5/2020).

Nantinya gambar tersebut akan diperbesar dan dipotong pada bagian tertentu serta menumpangkannya pada masker kain dengan suhu tinggi. Kadang-kadang, ia pun melakukan pengukuran pada dagu.

Masker yang ditempelkan foto dapat dibuat dalam waktu 20 menit dan biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu lembar masker adalah Rs 60 atau sekira Rp11.600.

“Saya telah membuat 1.000 masker dalam dua hari terakhir dan mendapat pesanan untuk 5.000 lainnya. Saya dibanjiri pertanyaan. Saya pikir tidak ada yang pernah melakukan ini sebelumnya. Setelah kami mendapatkan lebih banyak pesanan, kami akan melakukan diversifikasi tanpa mengorbankan keamanan masker,” sambungnya.

Binesh yang menjadi fotografi digital selama lebih dari 10 tahun mengatakan keluarganya juga terlibat dalam bisnis fotografi sekira 55 tahun. Dan kini Binesh telah mewarisi studio foto dari keluarganya.

Binesh mengatakan dia menemukan masker berbeda dengan gambar Mickey Mouse, Tom dan Jerry, Dora, Chotta Bheem, boneka beruang, aktor film, dan binatang tetapi tidak menemukan topeng yang membawa foto sendiri.

“Saat berada di ATM, ketika check-in di bandara, ruang ujian dan kesempatan lainnya sering menimbulkan masalah. Masker baru dapat mengatasi ini. Seperti kata PM kami, Modi mengatakan kita harus mengubah setiap krisis menjadi peluang,” tambah Binesh.

Ia menambahkan banyak inovasi baru yang akan terjadi selama masyarakat menutupi wajah mereka dengan masker. Di kota pelabuhan Kochi, toko kain terkemuka telah membuat topeng desainer untuk memenuhi semua acara. Seperti hari ulang tahun, pernikahan, pertunangan atau pemakaman.

Ada laporan bahwa Komando Angkatan Laut Selatan di Kochi telah menginstruksikan personelnya untuk mengenakan masker yang cocok dengan acara tersebut. Misalnya topeng putih dengan seragam putih dan biru laut dengan seragam upacara.

“Dengan menggunakan warna yang berbeda maka penampilan mereka akan merusak pemandangan,” ungkap seorang perwira senior polisi.

Ia juga menambahkan masker khaki akan dibuat wajib pada acara seperti itu untuk digunakan oleh para polisi. Bagi mereka yang memiliki kemampuan berbeda, terutama yang tuli dan sulit mendengar, masker ini menimbulkan banyak masalah.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini