Mi Kopyok Kuliner Sederhana Khas Semarang yang Lezat

Rabu 27 Mei 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 27 298 2220564 mi-kopyok-kuliner-sederhana-khas-semarang-yang-lezat-FIh0ZpdZXO.jpg Mi Kopyok kuliner khas Semarang (Foto : @miekopyok_pakdhuwur/Instagram)

Saat ini mungkin Anda belum bisa liburan ke berbagai daerah. Tapi, membuat rencana liburan tak ada salahnya kan?

Ketika pandemi Covid-19 berakhir, Anda sudah mempunyai tujuan wisata yang hendak dikunjungi. Salah satu destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi adalah Semarang.

Berkunjung ke Semarang, jangan sekedar jalan-jalan, kulinernya juga tidak boleh dilewatkan begitu saja. Kalau berkunjung ke Semarang, Anda bisa mencoba Mi Kopyok. Meskipun sederhana, kelezatan Mi Kopyok tak perlu diragukan lagi.

Jika ingin menikmati kuliner tersebut, salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalah kedai Mie Kopyok Pak Dhuwur. Dikutip dari Solopos.com, ledai olahan mi kopyok tersebut berlokasi di Jl. Tanjung No.18A, Pandansari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang. Lokasinya tidak jauh dari Stasiun Poncol.

Mi Kopyok

(Foto : @miekopyok_pakdhuwur/Instagram)

Sebutan "pak dhuwur" berasal dari si penjual memiliki postur tubuh yang tinggi. "Dhuwur" dalam bahasa Jawa memiliki arti "tinggi".

Pak Dhuwur memulai karirnya dalam berjualan mi kopyok pada tahun 1970. Dulu ia berjualan hidangan kuliner andalannya itu dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah. Baru pada tahun 1980-an berjualan di trotoar depan PLN Semarang.

Namun tidak semulus yang dibayangkan. Beberapa kali Pak Dhuwur sempat digusur karena berjualan di trotoar. Hingga pada tahun 1996 ia akhirnya mendirikan sebuah kedai yang bertahan hingga saat ini.

Dikopyok-Kopyok

Bagi yang tidak tahu apa itu mi kopyok, seperti yang dihimpun Semarangpos.com dari berbagai sumber, hidangan kuliner itu diolah dengan cara dicelupkan secara berulang kali ke air mendidih atau orang Jawa menyebutnya "dikopyok-kopyokā€¯.

Teknik tersebut dilakukan agar mi terasa lebih lembek. Sebelu dicelupkan, mi harus sudah dalam kondisi yang kenyal karena sudah matang. Untuk menjaga keaslian rasa, Pak Dhuwur memproduksi mi sendiri.

Mi Kopyok

(Foto : @miekopyok_pakdhuwur/Instagram)

Biasanya, pengunjung akan menemukan berbagai macam bahan makanan yang menggugah selera jika dinikmati berbarengan. Ada mi sebagai bahan utama, lalu lontong, irisan tahu pong, taoge, potongan seledri, dan terakhir taburan bawang goreng.

Kalian juga akan menemukan kerupuk gendar saat membeli Mie Kopyok Pak Dhuwur. Makanan pendamping tersebut berasal dari nasi yang diberi bumbu dan penambah rasa. Tak lupa siraman kuah yang khas membuat sepiring mi kopyok semakin maknyus.

Pengunjung bisa menikmati olahan Pak Dhuwur itu mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Seporsi mi diberi harga Rp13.000. Sedangkan untuk ukuran jumbo, kalian hanya perlu merogoh kocek Rp16.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini