Hadapi New Normal, Relawan COVID-19: Penting Itu Relatif Tapi Tetap Physical Distancing Ya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 27 Mei 2020 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 27 612 2220510 hadapi-new-normal-relawan-covid-19-penting-itu-relatif-tapi-tetap-physical-distancing-ya-6mPB3caumB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JUMLAH pasien virus corona COVID-19 di Indonesia memang masih mengalami peningkatan dari hari ke hari. Meski demikian, pemerintah sudah mulai membuka beberapa rute perjalan dengan kereta jarak jauh dan pesawat.

Pemerintah pun meminta masyarakat berdamai dengan virus corona ini dalam situasi new normal ini. Tapi yang tidak boleh dilakukan adalah meremahkan virus corona yang telah merenggut ribuan nyawa orang Indonesia ini.

Relawan Non-Medis, Vanessa Surya mengatakan bahwa tindakan mencegah penyebaran COVID-19 dengan cara melakukan physical distancing seharusnya sudah menjadi kesadaran semua orang tanpa perlu diingatkan lagi.

Menurutnya, kita tidak boleh meremehkan menjaga jarak, sehingga korban COVID-19 dapat berkurang. "Lihat perjuangan paramedis dan cara mereka jadi benteng pertahanan medis," kata dia dalam siaran langsung di Graha BNPB, Rabu (27/5/2020).

Dalam pandangannya, sebenarnya masyarakat di new normal adalah garda terdepan dalam penanggulangan COVID-19. Oleh karena itu, pengetahuan akan bahaya corona memang harus dimiliki oleh semua orang. Dengan demikian, semua orang tidak akan berkerumun, yang memudahkan penularan virus corona.

"Keluar boleh asal penting. Tapi penting tiap individu itu berbeda. Ketika keluar jaga jarak, cuci tangan teratur dan pakai masker sehingga kita bisa memperkecil rantai penularan COVID-19," jelas dia.

"Saya berharap masyarakat New Normal nanti bisa paham tentang social distancing (Jaga jarak) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tambahnya.

Dia menambahkan, ika tidak ada kesadaran dari dalam diri masyarakat, maka semua aturan yang dibuat akan percuma. Karena itu, masyarakat harus bisa menjaga diri Jangan sampai tertular Covid-19, karena bisa menularkan ke orang lain.

(mrt)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini