Kisah Bapak Pengantar Makanan, Potret Beratnya Perjuangan Jadi Orangtua Tunggal

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2020 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 29 612 2221328 kisah-bapak-pengantar-makanan-potret-beratnya-perjuangan-jadi-orangtua-tunggal-YrVPUcdSkd.jpg Kisah pengantar paket makanan (Foto : Worldofbuzz)

Orangtua selalu berusaha terbaik mungkin untuk bisa menafkahi anak-anaknya. Meski pada kenyataannya hal ini tidak selalu mudah.

Apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, saat banyak orang harus terpaksa kehilangan pekerjaannya. Menghidupi keluarga menjadi hal yang semakin sulit.

Seperti kisah Lin, seorang ayah tunggal dari anak laki-laki berusia tiga tahun. Demi bisa menafkahi dirinya dan sang putra yang masih belia.

Sebagaimana dilaporkan portal berita Taiwan, sehari-harinya Lin harus bekerja dua pekerjaan sekaligus agar bisa membiayai sang anak tercinta. Dari pagi hingga sore, Lin bekerja sebagai pekerja konstruksi bangunan.

Kisah Kurir

Kemudian malam harinya ia lanjut bekerja sebagai kurir, mengantar paket makanan hingga pukul 10 malam bahkan terkadang di beberapa kesempatan, Lin bekerja sebagai kurir paket makanan hingga dini hari. Jika dihitung, menjalani dua pekerjaan sekaligus, Lin bekerja lebih dari 13 jam per harinya.

Perjuangan keras Lin tersebut disebutkan tengah viral, menarik perhatian netizen setelah beberapa foto Lin dan sang putra ramai beredar di linimasa dunia maya. Foto-foto yang beredar dan ramai diperbincangkan tersebut, ialah foto saat Lin tengah membonceng sang putra di sepeda motor saat berkeliling menjadi kurir mengantar pesanan paket makanan dari satu pelanggan ke pelanggan lainnya.

Seperti dikutip Worldofbuzz, Jumat (29/5/2020), ketika diwawancara oleh media setempat, Lin mengaku memang terkadang harus memboyong serta anak tercintanya saat berkeliling jadi kurir paket makanan karena tidak ada orang yang bisa mengasuh menjaga sang anak di rumah.

Saat berkeliling menjadi kurir paket, biasanya anak Lin dibonceng di bagian belakang dan dipakaikan tali pengikat yang tersambung di tas box paket yang dibawa oleh Lin di punggungnya.

Tapi karena sang putra kerap jatuh tertidur di tengah jalan, untuk alasan keamanan Lin pun membonceng anaknya di posisi depan agar bisa melihat dan menjaga anaknya langsung.

Kurir Makanan

Sementara itu, tak hanya sekedar ikut sang ayah bekerja, dengan tangan-tangan kecilnya putra Lin tersebut terkadang membantu sang ayah untuk membawakan paket minuman.

Meski mengaku selalu merasa kelelahan saat pulang bekerja setiap harinya, tapi Lin yang hanya hidup berdua bersama sang anak setelah berpisah dengah mantan istrinya menyebutkan senyum manis dari putra tercintanya tersebut membuat semua rasa lelahnya hilang.

Sebagai ayah, ia berharap semua kerja kerasnya akan terbayar sehingga anak tercintanya bisa tumbuh dewasa dengan baik dan bahagia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini