Sudah Benarkah Cara Olahraga Lari Anda?

Minggu 31 Mei 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 31 481 2222320 sudah-benarkah-cara-olahraga-lari-anda-5B5q0Ijt77.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENJAGA daya tahan tubuh alias imunitas bisa diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya adalah berolahraga. Tapi, di masa pandemi ini, tempat gym yang ditutup membuat Anda tidak lagi bisa berolahraga di gym.

Jangan khawatir, Anda sebenarnya masih bisa lari loh sebagai salah satu olahraga pilihan. Tapi, perhatikan kondisi tubuh dan bagaimana cara berlari yang benar ya.

Dengan demikian, maka angka cedera akibat berolahraga dapat ditekan, lari juga tidak harus memforsir tubuh, cukup dengan intensitas sedang.

Menurut Spesialis Kedokteran Olahraga dari Indonesia Sports Medical Centre, dr. A. Andi Kurniawan Sp.KO, olahraga lari terutama maraton semakin populer di Indonesia. Namun, banyak pemahaman yang salah, seperti para pelari terlalu bernafsu, artinya melihat orang lain lalu ikut-ikutan tanpa persiapan sehingga bukan manfaat kesehatan yang dicapai tapi banyak timbul risiko cedera.

olaraga lari

Baca Juga: Sebelum Melakukan Olahraga Lari, Perhatikan Persiapan Ini Dulu

"Risiko cedera yang banyak dialami adalah cedera otot, engkel dan lutut. Sangat disarankan sebelum mengikuti lomba lari agar melakukan persiapan khusus di antaranya latihan kekuatan otot, pola tidur, istirahat dan nutrisinya diatur," ujar dr Andi seperti dilansir dari Sindonews.

Mengingat begitu mudahnya olahraga lari, banyak pemula langsung terjun tanpa benar-benar mengetahui apa yang harus diperlukan untuk membentuk rutinitas yang sehat.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat seseorang menjadi pelari pemula di antaranya adalah ambil waktu istirahat di sela-sela latihan. Pelari pemula mungkin berpikir mereka harus berlari setiap hari untuk memenuhi target kebugaran atau penurunan berat badan mereka, tetapi itu tidak sepenuhnya benar.

Selain itu, pelari juga harus memperhatikan soal asupan makanan, di mana asupan karbohidrat dan protein harus banyak serta mengandung lemak.

"Perlu diketahui, Karbohidrat adalah penghasil energi, protein untuk otot, dan yang paling penting adalah sesuai takaran, karena olahraga lari akan membakar kalori dan harus seimbang antara kalori yang terbuang dan kalori yang masuk, jangan sampai kalori anda yang terbuang lebih banyak karena bisa menyebabkan penurunan berat badan," jelas dr Andi.

Berlari adalah aktivitas yang berdampak tinggi bagi tubuh, terutama bagi pelari pemula yang otot dan tulangnya belum dikondisikan untuk latihan yang intens seperti itu. Jadi penting untuk memberi tubuh Anda banyak istirahat di sela-sela latihan.

Selanjutnya adalah banyak pelari pemula yang tidak memakai peralatan lari yang lengkap. Meskipun memerlukan peralatan yang tidak perlu mahal, penting bagi pemula untuk menggunakan peralatan yang tepat untuk berlari. Peralatan terpenting untuk berlari adalah sepasang sepatu lari yang bagus dan cocok dengan kaki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini