Kena Corona, Motivator Ini Sempat Kirim Pesan Terakhir ke Istrinya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 01 Juni 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 612 2222779 kena-corona-motivator-ini-sempat-kirim-pesan-terakhir-ke-istrinya-w7Xiie0km0.jpg Tung Desem Waringin. (Foto: Capture YouTube/BNPB)

MOTIVATOR dan Pakar Marketing, Tung Desem Waringin berbagi kisah mengenai pengalamannya saat terinfeksi virus corona Covid-19. Ia membagikan pengalaman hidupnya bersamaan dengan Hari Kesakitan Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2020.

Pada momen ini, Tung Desem juga mengingatkan orang yang terkena Covid-19, maupun masyarakat yang terkena dampak dari pandemi ini untuk tetap semangat menjalani hidup. Ia sendiri mengaku pernah terinfeksi dan dilarikan ke rumah sakit pada 30 Maret 2020. Bagaimana cerita selengkapnya?

tung desem

“Pada 31 Maret 2020 saya enggak bisa jalan, saya minta kamar yang lain, disuruh ngecek terpaksa harus naik kursi roda. Kemudian demam luar biasa menggigil enggak karu-karuan,” terang Tung, dalam siaran langsung di Akun Youtube BNPB, Senin (1/6/2020).

Tak hanya demam, Tung Desem juga pernah mengalami masa krisis dalam hidupnya akibat pandemi ini. Ia bahkan sempat putus asa dan mengirimkan pesan terakhir kepada istrinya apabila ajal menjemputnya saat itu.

“Sempat juga tidak bisa bernapas pada 1 April 2020 pukul 03.00 harus pakai masker oksigen. Bahkan saya sempat menulis WA, pesan-pesan terakhir kepada istri saya. Tentu saja istri saya nangis enggak karuan. Tapi sejak 1 April 2020 tadi, terdapat banyak perubahan dalam waktu yang singkat,” lanjutnya.

tung

Menurut kesaksian Tung, 1 April 2020 menjadi kondisi super krisis yang di alami dalam hidupnya. Untungnya ia percaya akan beberapa hal yang membuat hidupnya berubah drastis sehingga berhasil selamat melawan penyakit tersebut.

“Saya tahu bahwa sehat itu nomor satu Tuhan yang menentukan. Itu perlu iman yang luar biasa yang harus diyakini. Kedua dokter yang sangat-sangat membantu. Bahkan di 1 April pukul 09.00 WIB saya sudah merasa segar bugar, sehat,” tambahnya.

Pada pukul 08.00 WIB, Tung Desem menjalani tes swab. Sayangnya pada 4 April 2020 hasilnya masih positif. Karena ia yakin dirinya sudah pulih dari Covid-19, sehingga memutuskan untuk kembali menjalani tes swab.

“Saya memutuskan untuk tes lagi. Tapi memang tesnya harus cukup lama. Saya tes lagi 6 April dan pada 8 April keluar hasilnya sudah dinyatakan negatif. Tanggal 8 April saya minta tes lagi, tanggal 10 April sudah negatif boleh pulang terus harus isolasi mandiri,” tuntasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini