New Normal, Kapal Pesiar Bakal Pakai Sinar UVC

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 02 Juni 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 481 2223261 new-normal-kapal-pesiar-bakal-pakai-sinar-uvc-obxyzVbYko.jpg Ilustrasi. (Freepik)

SEPERTI banyak sektor industri wisata lainnya, para perusahaan penyedia kapal pesiar juga terdampak karena pandemi Covid-19. Agar tetap bisa beroperasi dan kembali meraih pendapatan, para perusahaan penyedia kapal pesiar pun harus putar otak mencari solusi.

Nah, salah satu solusi yang tengah digiatkan para perusahaan penyedia kapal pesiar ialah dengan membuat rencana jangka panjang untuk tetap menjaga semua pelanggan bisa berlayar dengan aman, aman dari pandemi virus corona dan kemungkinan pandemi lainnya.

pesiar

Ditambah lagi, sifat karakter alami dari kapal pesiar yang mana teknologi khusus disebutkan perlu diterapkan untuk menjaga agar kapal tetap aman. Sistem teknologi canggih dan mutakhir yang disebutkan dipasang di kapal pesiar ini, disebutkan ada dua teknologi sekaligus. Pertama, teknologi lampu sinar Ultaviolet C (UVC), yang difungsikan untuk mendisinfeksi setiap pelancong.

Teknologi sinar UVC yang kemungkinan bisa diimplementasikan ke kapal pesiar tersebut, disebutkan berfungsi untuk mensterilkan ruang atau bahkan orang, sampai batas tertentu. Menurut seorang ahli, sinar UVC tidak menimbulkan risiko bagi manusia tetapi dapat digunakan untuk membunuh bakteri dan virus.

Sedangkan, seperti laporan USA Today, sistem teknologi canggih yang kedua adalah, suatu program pelacakan yang menggunakan sinyal dari perangkat seluler untuk melacak pergerakan.

Nadir Ali, CEO Inpixon, perusahaan intelijen data dalam ruangan, menjelaskan bagaimana teknologi canggih yang dibuat oleh perusahaannya itu dapat mengumpulkan data dari Wi-Fi, sinyal Bluetooth dan sinyal seluler melalui frekuensi radio.

pesiar

Kemudian, dengan memanfaatkan data ini, perusahaan kapal pesiar dapat melacak tingkat kepadatan orang banyak di setiap geladak kapal dan area kapal lain. Tidak hanya itu, bisa juga untuk memantau di mana kerumunan orang yang tidak mengikuti protokol menjaga jarak.

Selain itu, sistem teknologi ini juga dapat digunakan untuk melacak pergerakan penumpang yang menunjukkan gejala-gejala Covid-19 atau, penyakit menular lainnya, seperti dikutip Foxnews, Selasa (2/6/2020).

Tapi, sepertinya para wisatawan yang hobi berwisata dengan kapal pesiar harus bersabar dahulu. Meski perusahaan pelayaran disebutkan sudah melakukan pembicaraan dengan berbagai perusahaan, untuk memasang perangkat sistem teknologi canggih ini, di area-area banyak orang jumlah besar berkumpul dan lokasi lalu lintas tinggi lainnya.

Seperti halnya di pintu masuk, konter depan dan bahkan di lift. Tapi sejauh ini belum ada yang dikonfirmasi kepada umum.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini