Tak Hanya Corona, Terapi Plasma Konvalesen Juga Bisa Cegah Ebola

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 03 481 2224018 tak-hanya-corona-terapi-plasma-konvalesen-juga-bisa-cegah-ebola-b0mEIfj9hj.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

TERAPI plasma konvalesen menjadi salah satu pilihan pengobatan pasien Covid-19 di Indonesia. Jika terapi ini diterapkan maka bisa mengubah harapan hidup pasien Covid-19.

Terapi plasma konvalesen adalah pemberian plasma dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh kepada pasien Covid-19 yang masih menderita sakit. Sehingga antibodi (kekebalan) dalam plasma pasien yang sembuh, dapat membantu pasien yang masih sakit untuk mengatasi penyakitnya.

terapi

Terapi ini pernah diterapkan untuk mengatasi wabah SARS, Ebola, H1N1 dan MERS, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terapi plasma konvalesen pada penyakit-penyakit tersebut memberikan hasil yang cukup baik terutama bagi pasien dengan gejala berat sampai kritis.

Nah, melihat adanya perbaikan pada pasien Covid-19 setelah melakukan terapi konvalesen, maka tenaga medis dan komunitas ilmiah mulai menjalankan kolaborasi, termasuk yang dilakukan oleh Siloam Hospital Lippo Village dan Universitas Pelita Harapan.

Mereka mendalami dan melakukan uji coba cara baru transfusi plasma konvalesen, yang menjadi titik terang bagi penanganan pasien positif Covid-19 di Indonesia.

Perwakilan dari rumah sakit Dr dr Theresia Monica Rahardjo SpAn, KIC MSi, mengatakan, terapi ini sudah lama ditemukan dan bermanfaat dalam penanggulangan berbagai penyakit virus. Tetapi tidak begitu terdengar gaungnya karena tertutup oleh obat dan vaksin.

“Bila diterapkan secara baik dan benar, maka terapi plasma konvalesen merupakan vaksinasi pasif. Sehingga dapat berperan sebagai cara pengobatan dan pencegahan," kata Dokter Theresia lewat keterangan resminya.

Dokter Theresia menambahkan, penerapan terapi ini dapat menurunkan angka mortalitas secara bermakna. Bahkan dapat digunakan sebagai sarana proteksi sampai vaksinasi aktif ada dan dapat digunakan.

Dalam kesempatan, Dokter Theresia juga telah menyusun buku berjudul Penatalaksanaan Terapi Plasma Konvalen. Buku yang diluncurkan pada 6 April 2020 diharapkan dapat memudahkan tenaga medis lain demi menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada pasien Covid-19.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini