Bisakah Anak Tumbuh Tinggi jika Orangtua Punya Tubuh Mungil?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 13:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 03 612 2223801 bisakah-anak-tumbuh-tinggi-jika-orangtua-punya-tubuh-mungil-HvKdDx5nMN.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEMILIKI tubuh yang tinggi mungkin menjadi impian banyak orang. Tapi, apakah bisa seorang anak tetap tumbuh tinggi sementara orangtuanya tidak memiliki tubuh yang tinggi?

Jangan khawatir, ternyata anak-anak bisa tetap bisa tumbuh tinggi meski dalam tubuh mereka ada genetik tubuh mungil bawaan dari ayah dan ibunya.

Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardinsyah menjelaskan, pengaruh genetik yang menentukan tinggi seorang anak hanya sekira 10-20 persen.

"Faktor makanan dan lingkungan lebih dominan dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi genetik," kata Hardinsyah dalam bincang-bincang daring World Milk Day dan Hari Susu Nusantara 2020.

Susu untuk pertumbuhan

Baca Juga: Anak Berpeluang Tumbuh Tinggi meski Punya Genetik Tubuh Mungil, Ini Penjelasan Pakar

Dia mencontohkan tinggi orang-orang Jepang bertahun-tahun lalu ketika masa penjajahan di Indonesia, di mana rata-rata tinggi badan anak muda hanya mencapai 158 cm. Kini, rata-rata tinggi badan pria muda Jepang naik menjadi 172 cm.

Berbagai makanan sehat yang dapat menambah tinggi badan di antaranya kacang-kacangan, ayam, almond, sayuran, ubi, telur, buah berry juga salmon, serta susu.

"Susu bukan satu-satunya pangan sumber zat gizi. Tetapi susu dapat melengkapi pemenuhan gizi yang berkualitas dalam mewujudkan gizi seimbang," kata dia.

Hardinsyah menjelaskan, susu adalah salah satu sumber protein hewani yang juga zat gizi, baik makro maupun mikro, seperti vitamin dan mineral untuk membantu tubuh tumbuh sehat dan kuat.

Bagi seorang remaja atau dewasa, dalam segelas susu terkandung separuh kebutuhan kalsium dan vitamin D, memenuhi 20-30 persen kebutuhan protein, vitamin B6, B9, B12, E dan fosfor, serta 10-15 persen kebutuhan energi, lemak yang unik, vitamin B5, zink, selenium dan magnesium.

"Semua zat gizi ini turut membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gizi, serta kekuatan otot dan kemampuan berfikir,” kata dia.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini