Jantung Sering Berdebar? Hati-Hati Bisa Jadi Kekurangan Vitamin B12

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 04 Juni 2020 22:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 481 2224709 jantung-sering-berdebar-hati-hati-bisa-jadi-kekurangan-vitamin-b12-WCBb8XKaJS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

VITAMIN B12 memang sangat diperlukan untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah sehat. Kekurangan vitamin B12 pun bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Nah, ada beberapa ciri yang timbul ketika Anda kekurangan vitamin B12. Salah satu tanda yang terkait dengan kondisi ini adalah rasa tidak nyaman di dada.

Kekurangan vitamin B12 dapat terjadi jika seseorang kekurangan vitamin. Selain itu, Vitamin B12 penting dalam produksi sel darah merah, karena kurangnya sel darah merah akan mempengaruhi kesehatan. Sel darah merah bisa berukuran besar, tetapi umurnya sangat pendek.

Salah satu gejala yang bisa menandakan kondisi tubuh adalah detak jantung yang cepat.

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup sel darah merah, jaringan dan organ tubuh menjadi kekurangan oksigen dan gejala kekurangan vitamin B12 akan semakin cepat terjadi. Salah satu gejala yang bisa menandakan kondisi tubuh adalah detak jantung yang cepat.

Dilansir dari Express, penyebab jantung berdetak cepat adalah untuk memenuhi kurangnya jumlah sel darah merah dalam tubuh. Ini adalah respons tubuh untuk memastikan oksigen yang cukup disirkulasikan ke seluruh tubuh. Fibrilasi atrium adalah nama yang diberikan untuk jantung yang berdetak cepat.

United Kingdom National Health Service (NHS) menjelaskan, salah satu gejalanya adalah jantung Anda mungkin terasa berdebar atau berdetak tidak teratur, meskipun hanya beberapa detik atau menit.

Tetapi, jika Anda mengalaminya, segera periksakan ke dokter. Kondisi ini untuk mengetahui apakah kekurangan vitamin B12 atau karena hal lain. Pemicu jantung tidak beraturan adalah olahraga berat, kurang tidur, minum kafein, alkohol dan merokok.

Gejala lain dari kekurangan vitamin B12 seperti, merasa sangat lelah, sesak napas, sakit kepala, nafsu makan berkurang dan mulut terasa sakit. Organisasi kesehatan menambahkan, Jika Anda menderita anemia, sehingga muka Anda terlihat pucat atau kuning pada bagian kulit, maka Anda sudah dipastikan kekurangan vitamin B12.

Seperti halnya gejala anemia, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gejala yang berkaitan dengan saraf Anda. Ini disebut neuropati vitamin B12. Ini dapat menyebabkan depresi, konsentrasi yang buruk dan pikun.

Jika Anda mengonsumsi makanan vitamin B12 yang sangat sedikit, Anda mungkin disarankan untuk mengonsumsi suplemen vitamin B12 atau mendapatkan suntikan vitamin B12.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini