Bersiap New Normal, Pengelola Wisata di Malang Siapkan Beberapa Skema

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 13:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 05 406 2225007 bersiap-new-normal-pengelola-wisata-di-malang-siapkan-beberapa-skema-vxl5eNh5aU.JPG Pengelola wisata di Malang siapkan sejumlah skema bersiap new normal (Foto : Avirista Midaada)

MALANG – Pengelola di Malang raya tampak masih belum berani sepenuhnya membuka sejumlah tempat wisata. Para pengelola ini masih menyusun skema pembukaan bertahap tempat-tempat wisata pada masa transisi new normal di tengah pandemi corona, sambil menunggu situasi yang benar-benar aman.

Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Grup Titik S. Ariyanto mengakui, bila pihaknya berencana membuka kembali destinasi wisata, namun ia mengungkapkan bila tak semua objek wisata menerima kunjungan wisatawan.

"Kami Jawa Timur Park memang punya rencana untuk buka, tapi tidak semua park (objek wisata)," kata Titik S. Ariyanto, Kamis (4/6/2020).

Jatim Park

Terkait objek mana yang akan dibuka, pihaknya mengaku akan mengumumkan lebih lanjut. "Nanti akan kita umumkan, mana saja park yang akan dibuka," tegas Titik.

Meski demikian, Titik belum mengetahui secara pasti kapan destinasi tersebut akan beroperasi. Hal ini mengingat manajemen Jatim Park Grup ini masih mematangkan skema guna menerima kunjungan wisatawan.

"Kami masih memantapkan kesiapan, dan rencana pembukaan park kembali akan dilakukan secara bertahap. Sambil kami menunggu situasi dan perkembangan eksternal," ujarnya.

Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi agar tidak gegabah membuka objek wisata, mengingat wisatawan di Jatim Park Grup mayoritas datang dari luar Malang raya.

"Semua akan dipikirkan secara matang termasuk kesiapannya, karena wisatawan yang datang ke Jawa Timur Park Group kebanyakan berasal dari luar kota, dan jangan sampai muncul klaster baru, setelah dibukanya park yang kami miliki," jelasnya.

Jatim Park

Sementara itu Kepala Dinas Pariwasata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Arya Wedhantara menyatakan pihaknya masih menyiapkan skenario-skenario kebijakan yang dapat dijadikan acuan saat berbagai objek wisata di kabupaten Malang beroperasi

"Setelah SOP jadi, akan kita serahkan kepada satgas. Kemudian setelah disetujui, maka akan mulai disosialisasikan lebih dahulu, baru kemudian ada keputusan apakah destinasi resmi dibuka atau tidak. Tentunya, semua mengikuti keputusan pemerintah pusat," pungkasnya.

Sebagai informasi usai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tiga daerah Malang raya resmi berakhir pada 30 Mei 2020 dan memasuki masa transisi new normal. Di masa transisi new normal ini rencananya sejumlah tempat wisata akan dibuka secara bertahap.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini