Dokter Spesialis Kejiwaan: Percuma Menolak era New Normal

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 17:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 05 481 2225144 dokter-spesialis-kejiwaan-percuma-menolak-era-new-normal-nBv5qYCmmv.jpg Ilustrasi. (Freepik)

DILEMA orangtua sering muncul ketika bersiap menghadapi new normal. Salah satunya adalah ketika harus melepaskan anak-anak kembali bersekolah di era new normal nanti. 

Nah, kecemasan yang dialami orangtua tentu tak bisa dielak. Nah, bagaimana caranya agar menjalani kehidupan new normal nanti orangtua dan anak bisa terhindar dari dari paparan virus corona.

sekolah

Spesialis Kejiwaan dari Siloam Hospitals Bogor, dr Jiemi Ardian SpKj mengatakan, rasa cemas itu normal, hanya saja Anda harus mampu mengelolanya. Rasa ikhlas menerima new normal, otomatis berpengaruh pada tingkat emosi dan pengendalian diri.

"Selalu berprasangka buruk bukan solusi, tapi jalani saja namun penuh kewaspadaan mengikuti protokol kesehatan cegah corona", ungkap saat Live Instagram, baru-baru ini.

Dia menegaskan, orangtua tidak perlu khawatir berlebihan pada anak. Caranya melalui berkomunikasi yang jujur, agar sang anak dapat meningkatkan kewaspadaannya.

belajar

"Ada hal yang bisa kita kendalikan dan ada hal yang tidak bisa kita kendalikan. Yang bisa kita kendalikan adalah cara berkomunikasi dan mengelola rasa cemas. Di luar kendali kita, resepnya adalah selalu waspada," kata dia.

Dokter Jiemi mengambil contoh, ketika periode masuk sekolah akan berlaku dalam new normal, orangtua pun harus berkomunikasi jujur kepada si kecil. Sampaikanlah informasi tentang corona sesuai fakta. 

"Jangan menakuti anak tapi tetap ingatkan mereka agar selalu waspada. Itu pola pikir yang bisa kita kendalikan," katanya. 

Kuncinya adalah komunikasi yang baik dan tetap ikuti protokol kesehatan cegah corona.

"Tetap jaga jarak, cuci tangan dan selalu mengenakan masker," pungkas Jiemi.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini