Edukasi Berbasis Keluarga Kunci Tanamkan Kebiasaan Baru dalam Pencegahan Covid-19

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 07 Juni 2020 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 481 2225984 edukasi-berbasis-keluarga-kunci-tanamkan-kebiasaan-baru-dalam-pencegahan-covid-19-l9ckqJI23T.jpg Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Bersiap memasuki era new normal, penularan Covid-19 masih terhadi hingga hari ini, Minggu 7 Juni 2020. Gugus Tugas Nasional mencatat penambahan kasus positif baru mencapai 672 hingga hari ini Minggu pukul 12.00 WIB.

Langkah pencegahan menjadi syarat masyarakat dapat aman dan produktif di masa pandemi. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat terus menerus dilakukan dalam upaya pencegahan. Menurutnya, basis keluarga akan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan untuk membangun kebiasan baru di antara anggota keluarga.

“Apabila di setiap keluarga tertanam kebiasaan kebiasaan baru untuk semua anggota keluarganya. Kebiasaan untuk memakai masker, kebiasaan untuk menjaga jarak, kebiasaan mencuci tangan ini sudah tertanam dengan baik, maka kita akan meyakini bahwa pengendalian sebaran covid-19 akan efektif kita lakukan,” ujar di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Minggu (7/6/2020).

Ia menambahkan kebiasaan itu diharapkan sepenuhnya dari kesadaran masyarakat yang ingin aman dari COVID-19 dan bukan dianjurkan oleh pemerintah.

“Kita melakukan ini bukan karena diperintahkan oleh institusi, oleh tempat kerja kita, tapi kita melakukan karena sepenuhnya adalah kesadaran kita karena kita ingin aman dari Covid-19,” tuturnya.

Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

(Baca Juga : Tampilan Sporty Presiden Jokowi saat Olahraga Bareng Panglima TNI dan Kapolri di Istana Bogor)

Yurianto juga berharap bahwa upaya edukasi untuk membangun kebiasaan baru ini harus dibangun secara bertahap dan terus menerus.

“Inilah yang kemudian berkali-kali kita sebut sebagai peran serta saudara-saudara sekalian yang nyata di dalam pengendalian Covid-19. Inilah upaya kita untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih terus terjadi,” pesannya.

Covid-19 merupakan penyakit menular yang dapat menular dari orang yang yang membawa virusnya kepada orang lain yang rentan untuk tertular. Upaya untuk aman adalah mencegah jangan sampai tertular.

Yuri mengingatkan bahwa virus akan mudah lepas dan menyebar ke sekitar apabila seseorang ini batuk atau bersin. “Menjaga jarak lebih dari 1 meter adalah langkah yang terbaik,” ujarnya.

Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

Menggunakan masker sangat diperlukan ketika berada di ruang publik. Ia mengatakan bahwa kita tidak tahu siapa orang di luar yang membawa virus ini. “Hampir 80% kasus positif pada orang-orang tanpa gejala. Dia tidak menyadari dirinya membawa penyakit,” katanya.

Menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan merupakan norma baru yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari.

“Haruslah menjadi kebiasaan baru yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari, jika kita ingin aman tidak tertular Covid-19,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini