Lagi Jalan-Jalan Bersama Istri, Kakek Ini Diseruduk Kawanan Sapi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 612 2226450 lagi-jalan-jalan-bersama-istri-kakek-ini-diseruduk-kawanan-sapi-BokzUpiSm9.jpg Ilustrasi. (Okezone)

SEORANG pria paruh baya meninggal dunia setelah diseruduk oleh sekelompok sapi di Yorkshire Utara. Pria berusia 82 tahun itu kabarnya sedang jalan-jalan mesra bersama istrinya yang berumur 78 tahun.

Insiden itu terjadi di Ivescar, dekat Ingleton, pada Sabtu, 30 Mei 2020. Polisi Yorkshire Utara mengatakan, pria itu dinyatakan meninggal dunia ketika berada di tempat kejadian pada pukul 01.45 siang. Sementara sang istri dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans karena mengalami luka-luka.

"Seorang pria berusia 82 tahun, dari Foulridge, Pendle, meninggal dengan mengenaskan setelah diseruduk oleh kawanan sapi. Layanan darurat datang tapi sayangnya pria itu dinyatakan meninggal di tempat kejadian," tutur juru bicara Kepolisian North Yorkshire, melansir dari Uniland, Jumat (5/6/2020).

Pihak kepolisian mengatakan bahwa wanita yang berusia 78 tahun itu, mengalami memar parah dan dibawa ke Rumah Sakit Royal Lancaster dengan ambulans melalui udara. Diyakini pasangan tua itu berjalan di dekat Ribblehead Viaduct.

Pasangan ini diduga secara tidak sengaja mengganggu kawanan sapi yang memiliki anak di dekatnya. Menurut Yorkshire Evening Post, luka-luka yang dialami wanita itu diyakini tidak serius. Namun ia dibawa ke rumah sakit dengan beberapa bagian tubuh yang memar dan syok parah.

Meskipun masih belum diketahui apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden tersebut, Organisasi Hak Asasi Manusia, Ramblers Association telah menyarankan siapapun yang bepergian melewati pedesaan harus menghindari sapi dan anak-anak mereka.

Selain itu disarankan pula agar pejalan kaki berhenti dan mengamati perilaku hewan, terutama pada sapi jantan sebelum melakukan perjalanan melalui ladang tempat mereka berada. Jika memungkinkan, pengunjung juga harus berjalan di tepi ladang dan berkeliling untuk menghindari hewan-hewan ini pada jarak aman.

Belum dilaporkan apakah anjing yang dimiliki pasangan ini ada hubungannya dengan kejadian tersebut. Namun setiap pejalan kaki diberitahu bahwa mereka harus menjaga anjing mereka dengan baik.

Dalam keadaan apapun seseorang tidak membiarkan hewan peliharaan mereka menakuti ternak dengan cara apapun.

Cara yang sama juga digemakan Otoritas Taman Nasional, yang merekomendasikan pengunjung untuk berhati-hati terutama pada saat musim kawin.

Pada hari yang sama, Organisasi Penyelamatan Gua dipanggil untuk membantu seorang kakek berusia 70 tahun yang terpeleset dan jatuh saat berjalan di Jalur Air Terjun Ingleton. Padahal tempat wisata ini telah ditutup untuk umum selama pandemi Covid-19.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini