Gajah Hamil Tewas Makan Nanas Berisi Petasan, Karyawan Perkebunan Diamankan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 00:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 612 2226525 gajah-hamil-tewas-makan-nanas-berisi-petasan-karyawan-perkebunan-diamankan-xB6fWXtnbz.jpg Ilustrasi. (Freepik)

KASUS kematian gajah di Kerala, India mulai menemukan titik terang. Seorang pria ditangkap sementara dua lainnya ditahan untuk diinterogasi oleh tim investigasi gabungan kepolisian dan departemen kehutanan. Penangkapan ini dilakukan berkaitan dengan pembunuhan terhadap gajah hamil di Palakkad, Kerala.

Pria yang ditangkap diidentifikasi sebagai P Wilson yang meruypakan seorang karyawan perkebunan yang menanam tanaman komersial dan rempah-rempah di daerah pinggiran Silent Valley National Park. Wilson dilaporkan karena memberitahu tim penyelidik bahwa ia biasa membuat jerat dengan bahan peledak untuk menangkap babi hutan yang merampok tanaman.

gajah

Ia mengatakan telah diminta untuk membuat jerat oleh dua orang lainnya yang juga telah diidentifikasi. Menteri Lingkungan, Prakash Javedkar, telah mengumumkan penyelidikan lain oleh Wildlife Crime Control Bureau yang juga telah memulai penyelidikannya.

Kematian gajah berusia 15 tahun itu terungkap pada 27 Mei 2020 ketika seorang petugas hutan, Mohan Krishnan menulis di akun media sosial Facebook setelah menyaksikan kematian menyedihkan gajah tersebut di sungai.

Laporan awal menyebut bahwa gajah tersebut mati setelah memakan nanas yang diisi dengan dinamit. Namun laporan post mortem terbaru mengatakan bahwa buah yang digunakan untuk perangkap tersebut adalah kelapa sementara luka-luka yang dimiliki gajah tersebut sudah ada sejak dua minggu. Pada saat gajah itu mati, yang tersisa dari tubuhnya hanyalah kerangka.

Gajah malang itu kabarnya bergegas ke Sungai Velliyar di dekat hutan hujan Silent Valley setelah memakan buah yang penuh dengan peledak. Ia berdiri di dalam sungai selama beberapa hari dengan belalai dan kepalanya yang terbenam di air dalam upaya untuk merawat luka-lukanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini