Awal Lulus Sempat Galau, Dokter Reisa Broto Asmoro Ingat Wejangan Ibunda

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 196 2226815 awal-lulus-sempat-galau-dokter-reisa-broto-asmoro-ingat-wejangan-ibunda-NE9ziSZQaw.jpg Dokter Reisa Broto Asmoro (Foto : @reisabrotoasmoro/Instagram)

Nama Dokter Reisa Broto Asmoro mendadak ramai diperbincangkan publik setelah muncul dalam penyampaian update kasus Covid-19 harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pada Senin, 8 Juni 2020.

Kehadirannya seolah menjadi angin segar bagi netizen Indonesia. Hal ini terbukti setelah tagar Dokter Reisa masuk ke dalam salah satu daftar trending topik di Twitter.

Namun tidak banyak yang tahu bahwa Dokter Reisa sebetulnya telah lama tergabung dalam Tim Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19. Dia menjabat sebagai Tim Komunikasi Publik.

Dokter Reisa

(Baca Juga : Fakta Kehadiran Dokter Reisa Broto Asmoro Konferensi Pers Update Covid-19, Gantikan Achmad Yurianto?)

Menyadari kehadirannya berhasil mencuri perhatian netizen, Dokter Reisa pun membagikan sebuah kisah inspiratif pada unggahan terbaru di Instagramnya. Dia menceritakan secara gamblang peran sang ibunda tercinta dalam menunjang karirnya sebagai dokter.

"Banyak hal yang telah diajarkan oleh ibu saya. Salah satu pelajaran terpenting yang selalu saya ingat adalah wejangan beliau ketika saya lulus sekolah kedokteran," tulis Reisa membuka cerita.

Lebih lanjut Reisa menjelaskan, kala itu dia dihadapkan dengan sebuah kenyataan bahwa menjadi dokter tidak seperti yang dia bayangkan ketika masih sekolah. Namun berkat wejangan ibunya lah, Reisa mampu bertahan dalam menghadapi semua rintangan.

"Beliau berkata bahwa sebaik-baiknya pekerjaan kita adalah yang bermanfaat bagi orang lain, bagi orang banyak. Jadi saya harus banyak-banyak bersyukur karena Tuhan telah memberikan saya kesempatan untuk menjadi seorang Reisa pada saat itu. Wejangan itu selalu saya jadikan pedoman dalam perjalanan hidup saya," ungkapnya.

Dokter Reisa

Reisa menambahkan, semalam dia juga sempat melihat kembali curahan hati yang pernah dia tumpahkan pada tahun 2014 lalu. Dia pun mengaku masih merasakan hal yang sama persis sampai sekarang.

"Rasanya diingatkan kembali betapa kita harus bersyukur dengan semua yang Tuhan telah berikan kepada kita. Terus semangat dan selalu mengucap syukur untuk perjalanan hidup menuju perubahan hidup yang makin amanah, yang lebih baik lagi untuk kemanusiaan, untuk negara, untuk semesta. Karena sekali lagi, sebaik2nya manusia adalah yang paling dapat bermanfaat bagi orang lain," tutur Reisa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini