Achmad Yurianto Buka Suara Soal Kehadiran Dokter Reisa di Konferensi Pers Update Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 481 2226863 achmad-yurianto-buka-suara-soal-kehadiran-dokter-reisa-di-konferensi-pers-update-covid-19-xsiJAUOn3r.jpg Dokter Reisa Broto Asmoro (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Kemunculan dokter Reisa Broto Asmoro di konferensi pers update Covid-19, Senin (8/6/2020), mengagetkan banyak orang. Dokter cantik itu dianggap 'menyejukkan' masyarakat.

Beberapa tanggapan positif pun dilontarkan netizen untuk dokter Reisa. Salah satunya dari Selebtwit Zarry Hendrik. Menurutnya, dokter Reisa mampu menyampaikan kebenaran dalam ketenangan.

"Pokoknya, semangat untuk dokter Reisa. Posisi kak dok bukan posisi yang mudah, tetapi aku percaya kak Dok bisa mengomunikasikan kebenaran dalam ketenangan. Btw, aku ngefans banget sama lagu dokter Risa yang berjudul 'Terjebak Nostalgia',' tulisnya di Twitter.

Hadirnya dokter Reisa pun membuat publik bertanya-tanya, mengapa dokter cantik itu yang menyampaikan informasi mengenai pencegahan Covid-19 dan adaptasi kenormalan baru, bukan Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto?

Dokter Reisa

(Baca Juga : Fakta Kehadiran Dokter Reisa Broto Asmoro Konferensi Pers Update Covid-19, Gantikan Achmad Yurianto?)

Okezone coba bertanya langsung ke Achmad Yurianto menanyakan apa alasan dihadirkannya Dokter Reisa di siaran konferensi pers update kasus Covid-19 dari Gugus Tugas Nasional Percapatan Penanganan Covid-19.

Yuri, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dokter Reisa diberi mandat menjadi Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Covid-19. Dengan tugas tersebut, dokter Reisa memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi dan edukasi terkait dengan pencegahan Covid-19 dan kenormalan baru untuk masyarakat.

"Sekarang saatnya melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru agar aman dan tetap produktif," terang Yuri saat dihubungi Okezone, Selasa (9/6/2020).

Dokter Reisa

Yuri menambahkan, menunjuk dokter Reisa juga memperlihatkan bahwa pemerintah mengajak semua pihak yang berpotensi untuk berbicara, tidak hanya dari birokrasi, tetapi juga dari pihak lain, termasuk dokter Reisa ini.

"Dokter Reisa itu dokter yang mewakili generasi muda di luar birokrasi," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini