Reisa Broto Asmoro Punya Saingan, Dokter Cantik Jubir Covid-19 Thailand Curi Perhatian

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 612 2226910 reisa-broto-asmoro-punya-saingan-dokter-cantik-jubir-covid-19-thailand-curi-perhatian-IhtMLiVe4n.jpg Dokter Panprapa (Foto : thaipbsworld) dan Dokter Reisa (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)

Bila Indonesia punya Dokter Reisa Broto Asmoro, Thailand ternyata lebih dulu menunjuk dokter cantik Panprapa Yongtrakul untuk memberikan update terkini seputar penanganan Covid-19.

Mengutip laman @thaipbsworld, Selasa (9/6/2020), Dokter Panprapa Yongtrakul sebetulnya telah lama dikenal publik setelah berhasil dinobatkan sebagai Miss Thailand 2008.

Dokter Reisa

Namun, pada pertengahan Mei lalu, Panprapa resmi ditunjuk menjadi juru bicara Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA). Tugasnya adalah memberikan informasi terupdate seputar pandemi virus corona di Thailand.

Dokter Pamprapa

Dokter Panprapa dilaporkan menggantikan posisi Dr Taweesilp Visanuyothin yang telah bertugas sejak 26 Maret 2020. Terpilihnya Dokter Panprapa sebagai Juru Bicara CCSA diumumkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Thailand Anutin Charnvirakul.

(Baca Juga : Achmad Yurianto Buka Suara Soal Kehadiran Dokter Reisa di Konferensi Pers Update Covid-19)

Sepak terjang wanita kelahiran tahun 1988 ini memang tidak dapat dipandang sebelah mata. Bukan tanpa alasan, selain memiliki paras yang cantik, Panprapa juga dikenal cerdas, pintar, dan multitalenta. Dia mengenyam bangku pendidikan di salah satu universitas paling bergengsi Thailand yakni, Chulalongkorn University.

Pada usia 18 tahun, Panprapa menjadi runner-up di ajang Miss Teen Thailand. Dua tahun kemudian (2008), Panprapa berhasil mewujudkan impian masa kecilnya. Dia dinobatkan sebagai Miss Thailand di usia 20 tahun.

"Saya memilih untuk belajar kedokteran karena saya ingin melayani masyarakat. Saya tertarik untuk menjadi juru bicara juga, karena saya ingin mengekspresikan diri saya dan percaya komunikasi itu penting, bahkan untuk dokter," katanya.

Dokter Panprapa

Panprapa kemudian melanjutkan studinya di bidang dermatologi di Chulabhorn International College of Medicine, Universitas Thammasat. Dia juga bergabung dengan Program Beasiswa Dermatologi di Mount Sinai Medical Center di New York.

Tak hanya di bidang kesehatan, Panprapa dilaporkan memiliki segudang pengalaman di bidang jurnalistik saat menjadi new anchor di saluran MCOT HD 30.

Satu minggu sebelum terpilih menjadi juru bicara CCSA, Panprapa bergabung dengan tim Kementerian Kesehatan Thailand untuk memberikan vaksin flu ke Rumah Sakit Memorial Raja Chulalongkorn.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini