Ojek Online Pasang Partisi Aman dari Covid-19?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 10 Juni 2020 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 481 2227625 ojek-online-pasang-partisi-aman-dari-covid-19-ZlANLXJv7R.jpg Tips aman naik ojek online (Foto : Okezone)

Ojek online sudah berkeliaran bebas membawa penumpang sekarang. Padahal, sebelumnya ada peraturan tegas yang mengatakan kendaraan umum ini dilarang angkut penumpang, hanya barang.

Perubahan kebijakan tersebut seiring dengan sudah berjalannya New Normal di beberapa wilayah, termasuk DKI Jakarta. Karena itu, jangan heran jika sekarang di jalanan sudah banyak driver ojol membawa penumpang.

Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di atas ojek online, aturan menggunakan partisi mesti dijalankan. Ini bertujuan agar antara driver dengan penumpang ada jarak pembatasnya.

Ojek Online

Namun, diterangkan pegawai karyawan di Sudirman, Jakarta Pusat, Ananda, partisi yang mesti dipasang driver itu bukan bagian dari fasilitas yang dimiliki driver. Jadi, partisi yang terbuat dari plastik bening yang didesain sedemikian rupa tersebut mesti beli lagi.

"Jadi, driver harus modal lagi buat beli partisi tersebut. Kan kalau gitu, bisa dihitung berapa driver yang benar-benar menjalankan protokol kesehatan," katanya pada Okezone kemarin, Selasa (9/10/2020).

(Baca Juga : Pesona Indah Kalalo yang Bangga Berkulit Cokelat Asli Indonesia)

Di sisi lain, partisi yang diharapkan bisa menurunkan risiko penularan Covid-19 di atas ojol dinilai belum efektif. Sebab, bagaimana pun penumpang dan driver mesti pakai masker saat di luar rumah.

"Pasang partisi boleh, tapi pakai masker saat di luar rumah adalah keharusan yang mesti dijalani setiap orang di saat seperti sekarang," kata Pakar Kesehatan dr Ari Fahrial Syam, SpPD, melalui pesan singkat, Rabu (10/6/2020).

Dokter Ari melanjutkan, Anda memutuskan untuk naik ojek online saja sudah seharusnya menerima risiko yang cukup besar terpapar Covid-19. Sebab, banyak celah yang mungkin secara tak langsung Anda lakukan dalam hal paparan virus corona.

Misalnya saja penggunaan masker yang tidak tepat, pegang bagian apapun yang ada di motor, termasuk gagang belakang motor atau jaket driver. Selain itu, risiko juga ada jika Anda tak menggunakan helm sendiri.

Ojol

"Saya tetap sarankan agar Anda yang menggunakan ojek online untuk tidak ngobrol dengan driver, selalu pakai masker dengan benar, pakai helm sendiri, dan tidak pegang-pegang apapun saat di atas motor," ungkap dr Ari.

Ia menegaskan, risiko ini bukan hanya ada pada penumpang, tetapi juga si drivernya, sehingga pencegahan mesti dilakukan dengan baik. Jangan sampai karena naik ojek online, Anda jadi penyebar Covid-19 di sekitar Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini