3 Benda di Dapur Kesayanganmu yang Jadi Sarang Kuman

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 10 Juni 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 481 2227774 3-benda-di-dapur-kesayanganmu-yang-jadi-sarang-kuman-AYH9XM7jWd.jpg Ilustrasi. (Boldsky)

MEMILIKI dapur berisi aneka peralatan yang bagus merupakan impian semua orang. Meski demikian, Anda harus rajin dalam merawat dan membersihkannya.

Berdasarkan penelitian, banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa dapur memiliki lebih banyak kuman dibandingkan toilet. Maka jangan sampai tempat ini menjadi sarang kuman dan penyakit yang justru akan berbahaya bagi pemiliknya.

Terdapat beberapa bagian dapur yang mengandung banyak kuman penyakit. Termausk benda-benda yang ada di dalam dapur. Berikut tiga ulasannya, dilansir Okezone dari dari Asia One, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: ASTAGA! Di Spons Pencuci Piring Ada Jutaan Bakteri Pemicu Penyakit

Spons

spon

Bentuk spons yang berpori dan selalu lembab membuat kuman tumbuh subur dalam berkembang biak. Banyak yang berpikir bahwa tempat sampah adalah tempat yang paling banyak bakterinya, nyatanya 88 persen dari spons yang diuji mengandung Pseudomonas aeruginosa (P. aeruginosa), 25 persen Faecal streptococci (FS) dan 12 persen Escherichia coli (E. Coli).

Untuk mencegah penyebaran kuman dari spons menuju piring dan area lainnya, Teknisi Laboratorium Inggris, Jonathan Hughes menyarankan untuk mengganti spons seminggu atau dua kali seminggu.

Wastafel

Wastafel adalah tempat mencuci sayuran dan daging mentah, jadi tidak mengherankan bahwa wastafel berisi bakteri dan kuman berbahaya. 100 persen dari wastafel yang diuji memiliki P. aeruginosa dan 25 persen berisi FS. Kondisi ini menunjukkan bahwa tempat tersebut terkontaminasi tinja yang dibuang melalui manusia atau hewan.

Ahli Mikrobiologi sekaligus Profesor di Universitas Arizona di Tucson, Charles Gerba menyarankan wastafel harus dibersihkan dengan produk desinfektan yang dibuat untuk dapur. “Cuci wastafel dengan air sabun yang panas, terutama setelah menangani daging dan unggas. Bersihkan wastafel menggunakan desinfektan tisu dapur setiap hari."

Kulkas

Setiap kali memasukkan barang baru ke dalam lemari es, Anda memperkenalkan kuman dan bakteri baru. Kondisi ini menimbulkan kontaminasi silang dari pengemasan makanan, juga makanan mentah dan produk yang tidak dicuci. Sebanyak 88 persen rak lemari es yang diuji memiliki bakteri P. aeruginosa.

Karena patogen ini biasanya tumbuh subur di suhu yang lebih tinggi, salah satu cara untuk mengatasi kuman ini adalah dengan menurunkan suhu lemari es antara nol hingga lima derajat celcius untuk memperlambat pertumbuhan kuman.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini