Rekor 1.241 Kasus Positif Covid-19 per Hari, Apa Penyebabnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 481 2228024 rekor-1-241-kasus-positif-covid-19-per-hari-apa-penyebabnya-btYwrV6Fbu.jpg Penumpang KRL (Foto : Okezone)

Kasus Covid-19 pada 10 Juni 2020 menunjukan angka yang sangat tinggi. Dalam sehari, kenaikan kasusnya mencapai rekor 1.241 kasus, dengan total 34.316 kasus.

Fenomena ini tentu menjadi perhatian banyak orang. Tak terkecuali Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, Sp.PD, menurutnya, kenaikan kasus sampai pecah rekor kemarin karena ketidaksiapan.

Maksudnya ialah negara ini belum begitu siap menyambut New Normal yang dipaksa 'hadir' di tengah masyarakat. Bahkan, menurut dr Indah, kondisi ini tak mencerminkan tatanan kehidupan baru yang semestinya.

"Judulnya New Normal, tapi kenyataannya gagal. Kita tidak siap menyambut kehidupan baru tersebut," katanya saat diwawancarai Okezone, Kamis (11/6/2020).

PSBB

Dokter Indah melanjutkan, salah satu indikasi yang bisa dilihat ialah stasiun kereta api listrik (KRL) yang sangat padat dan tak terkendali. Kemudian, kebiasaan baru yang tak dilakukan dengan tepat.

Baca Juga : Cegah Covid-19, Bawa 4 Keperluan Pribadimu Sendiri saat ke Kantor

Untuk soal KRL, dr Indah menyarankan agar jumlah gerbong mestinya ditambah atau jumlah keberangkatan ditambah. Hal ini harus dilakukan supaya waktu tunggu menjadi lebih singkat dan itu berarti tidak ada penumpukan orang di peron stasiun.

"Nah, karena tidak siap, makanya masyarakat bisa lihat situasi stasiun kereta api yang penuh orang. Physical distancing jelas gagal," tegasnya.

Lalu, untuk urusan kebiasaan baru yang tak dijalani dengan benar, dr Indah melihat, masyarakat memang semakin banyak yang pakai masker dan membawa hand sanitizer, tapi sebatas itu saja.

"Padahal, harusnya ada perubahan perilaku yang lebih disiplin terutama jaga jarak," sambungnya.

Penumpang KRL

Dokter Indah menambahkan, angka kasus mencapai rekor pada 10 Juni 2020 juga karena masifnya pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan di luar rumah sakit. Ini menunjukan kemajuan yang baik, karena semakin banyak orang yang dites, semakin terlihat jelas kondisi pandemi saat ini.

"Data kasus Covid-19 yang masuk sekarang itu tidak hanya data laporan rumah sakit, tapi sebagian besar lainnya juga datang dari komunitas karena pemeriksaan masif yang dilakukan berbagai pihak. Jadi, datanya dari tim yang melakukan tes di lapangan," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini